Suara.com - Proses pengujian DNA antara mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil atau RK dan model dewasa Lisa Mariana serta anak perempuan berinisial CA resmi memasuki tahap laboratorium.
Ketiganya telah menjalani pengambilan sampel darah dan air liur atau buccal swab untuk membuktikan hubungan biologis yang menjadi polemik publik pada Kamis, 7 Agustus 2025 kemarin.
Kepala Biro Laboratorium dan Dokpol Kesehatan (Labdokkes) Brigjen Sumy Hastry Purwanti mengatakan, pemeriksaan sedang dilakukan di laboratorium DNA Pusdokkes Polri.
"Sampel darah dan buccal masih diuji di Laboratorium DNA Pusdokkes Polri," kata Hastry kepada wartawan, Jumat (8/8/2025).
Hastry menjelaskan hasil tes DNA ini akan keluar dalam waktu maksimal 10 hari kerja. Namun, ia tak menutup kemungkinan hasinya bisa keluar lebih cepat.
"Kurang lebih 5-10 hari," ungkapnya.
Seperti diberitakan, RK, Lisa dan CA telah menjalani proses pengambilan sampel DNA di Bareskrim Polri pada 7 Agustus 2025 kemarin.
Tes DNA ini merupakan tindak lanjut atas laporan RK terhadap Lisa di Bareskrim Polri pada April 2025 terkait dugaan pencemaran nama baik.
Langkah ini diambil untuk menjawab tudingan Lisa yang mengaku bahwa putrinya CA merupakan anak hasil hubungan gelap dengan RK.
Baca Juga: Kapan Hasil Tes DNA Lisa Mariana Keluar? Ini Perkiraan Tanggalnya
Pantauan Suara.com pada 7 Agustus 2025 kemarin, RK tiba lebih dahulu di Gedung Bareskrim Polri sejak pukul 08.57 WIB mengenakan kacamata hitam, kemeja dan jas berwarna coklat. Sementara Lisa dan anaknya menyusul kemudian sekitar pukul 10.43 WIB.
Kuasa hukum RK, Muslim Jaya Butarbutar menegaskan, RK siap menerima apapun hasil dari tes DNA hari ini dengan penuh tanggung jawab. Politisi partai Golkar tersebut menurutnya akan menghormati proses hukum yang berjalan dan berharap tes ini dapat mengakhiri semua polemik yang ada.
"Apa pun hasilnya dengan tidak berandai-andai, pada prinsipnya Pak RK menghormati dan menerima hasilnya dengan penuh tanggung jawab serta kedewasaan," jelas Muslim.
Berita Terkait
-
Ridwan Kamil Buka Suara soal Tes DNA: Ini Demi Akhiri Konsumsi Publik
-
Dijalani Ridwan Kamil dan Lisa Mariana, Kapan Hasil Tes DNA Keluar?
-
Sama-Sama Tes DNA di Bareskrim, Kenapa Pakaian Ridwan Kamil dan Lisa Mariana Bisa Senada?
-
Berkaca dari Ridwan Kamil dan Lisa Mariana, Berapa Biaya Tes DNA di Indonesia? Cek di Sini!
-
Heboh Tes DNA Lisa Mariana dan Ridwan Kamil, Sebenarnya Bagaimana Prosesnya?
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat