Namun, ia meluruskan bahwa kedatangan tersebut bertujuan untuk klarifikasi data, bukan untuk melakukan penagihan secara langsung.
Pihaknya memahami kejanggalan yang terjadi dan membuka kemungkinan adanya penyalahgunaan identitas.
"Intinya kami hanya menanyakan saja," kata Subandi.
Pihak kantor pajak kini akan melakukan pengecekan lebih lanjut untuk mengusut kasus penyalahgunaan data yang merugikan warga sipil ini.
Sayangnya, berita soal penjahit asal Pekalongan tersebut didatangi petugas pajak dan ditagih pajak Rp2,8 miliar ini menuai beragam komentar warganet yang semakin muak dengan kinerja pemerintah Indonesia.
"Itulah canggihnya DJP, tukang jahit itu penyamaran. Setelah dideteksi denga komputer penggeledah yang super canggih, ternyata bapak ini adalah CEO dari Amazon cabang Indonesia, wakil dari Jeff Bansos," kata @USukar*** menyindir.
"Itu identitasnya dicatut buat nerbitin faktur. Emang isntitusi ini jagonya pemalak rakyat kok," kata @bumbelbi**.
"Ini negara mending direset aja, tiap hari muak lihat berita yang tidak masuk nalar," komentar @dali**.
"Dia bukan satu-satunya orang yang disatroni petugas pajak dan memberikan 'surat cinta' itu, banyak keluhan dari pedagang nasi dan pemilik warung yang sudah mengeluh soal pajak ini, apalagi mereka juga buta pajak, makin jadi sasaran empuk," imbuh @violetta***.
Baca Juga: CEK FAKTA: Beredar Tautan Buka Blokir Rekening PPATK, Waspada Modus Penipuan Ini!
Berita Terkait
-
Penjahit Dianiaya Massa Setelah Mengintip Pelanggannya di Ruang Ganti
-
Ulasan Buku Penjahit Kecil yang Cerdik: Mengatasi Masalah dengan Kecerdikan
-
Viral Pedagang Ayam Ditagih Pajak Rp500 Juta, Kinerja Petugas Pajak Tuai Kritikan
-
Sambut Kemerdekaan, Penjahit Bendera di Pasar Senen Banjir Pesanan
-
Tompi Dipanggil Petugas Pajak Buntut Konten Hoax Atta Halilintar
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK