Suara.com - Perusahaan Listrik Negara (PLN) kabarnya membagikan token listrik gratis melalui tautan pendaftaran.
Kabar itu beredar di media sosial (Medsos) Facebook.
Akun Facebook bernama "Listrik Indonesia" mengunggah kabar itu pada Senin, 7 Juli 2025.
Berikut narasi yang dibagikan:
"Pemerintah dan PT PLN (Persero) telah menandatangani Kontrak Subsidi Energi 2024
(berlaku mulai 7 Juli – 27 Agustus 2025)
Daftar dan dapatkan promo token listrik gratis".
Hingga Jumat, 8 Agustus 2025, unggahan tersebut telah disukai sebanyak 64 kali, menuai 1 komentar dan dibagikan oleh 2 pengguna Facebook lainnya.
Melansir dari TurnBackHoax.id, menelusuri kebenaran klaim dengan mengkonfirmasi informasi tersebut ke pihak PT PLN (Persero).
Baca Juga: CEK FAKTA: Foto Viral Tsunami Jepang Usai Gempa Rusia
Executive Vice President Komunikasi Korporat & TJSL PT PLN (Persero) Gregorius Adi Trianto menyatakan, PLN tidak pernah mengadakan promo voucher listrik gratis.
“Terkait dengan promo voucher listrik gratis yang marak di media sosial, PT PLN (Persero) memastikan tidak pernah memberikan promo dimaksud,” kata Gregorius, saat berbincang dengan Liputan6.com, dikutip Sabtu, 26 Juli 2025.
Gregorius menegaskan informasi pembagian token listrik gratis yang beredar adalah palsu atau bahkan bisa jadi penipuan.
PLN mengimbau masyarakat agar waspada terhadap informasi, termasuk promosi yang tidak resmi dari PLN, agar terhindar dari penipuan.
Informasi resmi mengenai promo dari PLN dapat dilihat di aplikasi PLN Mobile.
Bisa disimpulkan, unggahan berisi klaim “Tautan Pendaftaran Token Listrik Gratis Periode 7 Juli-27 Agustus 2025” merupakan konten tiruan (impostor content).
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan
-
Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China
-
Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa
-
Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun
-
Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha
-
Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus
-
Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi
-
Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia
-
Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook
-
MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang