Suara.com - Rusia masih terus menarik perhatian publik usai terjadi gempa beberapa waktu lalu.
Terbaru, beredar informasi menyebutkan ada beberapa ekor paus beluga terdampai usai Tsunami Rusia terjadi.
Kabar itu beredar di media sosial (Medsos) TikTok.
Akun TikTok bernama "bangsaonline" mengunggah informasi itu pada Rabu, 30 Juli 2025.
Konten video tersebut memperlihatkan sejumlah paus beluga di pesisir pantai.
Terdapat keterangan diberikan pengunggah, berikut narasinya:
“di Balik Tsunami Rusia, Nelayan Lokal Selamatkan Lima Paus Beluga yang Terdampar”.
Hingga Kamis, 7 Agustus 2025, unggahan tersebut telah disukai oleh hampir 300.000 pengguna dan menuai hampir 3.000 komentar.
Melansir dari TurnBackHoax.id, tim pemeriksa fakta menelusuri potongan gambar dari video tersebut dengan Yandex Image.
Baca Juga: CEK FAKTA: Beredar Tautan Bantuan Bibit Ayam dari Pemerintah Tahun 2025, Benarkah Asli?
Hasil penelusuran menemukan video serupa yang diunggah oleh salah satu platform berbagi video asal Rusia, odnoklassniki, dengan judul dalam Bahasa Indonesia berarti “Sebuah keluarga paus beluga diselamatkan di Kamchatka”.
Video tersebut sudah beredar sejak Agustus 2023 lalu.
Tim pemeriksa fakta kemudian memasukkan potongan gambar serupa ke Google Lens.
Hasil penelusuran mengarah ke pemberitaan media asal India thedailyjagran.com “Did Beluga Whales Really Warn Of Russia’s Massive Earthquake? Here’s Truth Behind Viral Claim”.
Untuk diketahui dari pemberitaan yang tayang pada Rabu, 30 Juli 2025 itu, video tersebut pertama kali diunggah ke YouTube pada Agustus 2023, dua tahun sebelum bencana di Rusia yang akhir-akhir ini terjadi.
Disebutkan bahwa sekelompok ikan beluga terdampar terdampar akibat pasang surut air laut.
Nelayan Rusia dari kelompok Sokol berhasil menyelamatkan paus-paus tersebut dan mengembalikannya ke laut.
Bisa disimpulkan, unggahan berisi video “paus beluga terdampar setelah tsunami Rusia” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
- BPJS PBI Tiba-Tiba Nonaktif di 2026? Cek Cara Memperbarui Data Desil DTSEN untuk Reaktivasi
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Iuran Rp17 Triliun! Masyumi Beri Syarat Ketat ke Prabowo Soal Gabung 'Board of Peace' Donald Trump
-
Lampu Hias Semanggi Tiga Kali Raib, Pramono Bongkar Biang Keladi Lemahnya Pengawasan di Jakarta
-
Pemerintah Siapkan Stimulus Rp911 Miliar untuk Diskon Tiket Mudik Lebaran
-
Analis Sebut Pidato Berapi-api Jokowi untuk PSI Sebagai Blunder Politik
-
Pengamat: Pernyataan 'Peras Darah' Kaesang Adalah Mekanisme Proteksi Diri Keluarga Jokowi
-
Strategi 'Hukum Dompet', Jurus Paksa Warga Jakarta Pakai Transportasi Umum
-
KPK Optimis Ekstradisi Paulus Tannos Bakal Lancar, Meski Butuh Waktu Lama
-
Eks Teknisi Bobol Kabel Penangkal Petir 46 SPBU Shell, 7 Tersangka Ditangkap Kerugian Capai Rp1 M
-
Jakarta Tak Pernah Selesai dengan Macet, Pengamat: Kesalahan Struktur Ruang Kota
-
KPK Ungkap Modus Baru Gratifikasi Hakim PN Depok, Rp 2,5 Miliar Disamarkan Lewat Money Changer