Suara.com - Nama Jessica Radcliffe mendadak jadi perbincangan warganet setelah beredar video viral bernarasi pelatih Lumba-lumba tewas dimakan paus.
Peristiwa tragis itu disebut terjadi di Kamogawa Sea World, Jepang. Potongan video itu pun ramai dibagikan di TikTok dan Facebook. Publik pun ramai penarasan dengan kepastian kabar Jessica Radcliffe yang disebut tewas ditelan paus.
Namun, hasil penelusuran sejumlah media dunia membongkar fakta bahwa peristiwa itu hanyalah rekayasa kecerdasan buatan (AI deepfake). Tokohnya yang disebut Jessica Radcliffe adalah fiksi alias tidak nyata.
Berikut 10 fakta tentang Jessica Radcliffe yang dikutip dari berbagai sumber.
1. Nama Jessica Radcliffe Tak Pernah Ada
Menurut Hindustan Times, tidak ada pelatih bernama Jessica Radcliffe di dunia nyata. Sosok ini sepenuhnya fiktif dan tidak tercatat dalam daftar profesional pelatih mamalia laut.
2. Video Rekayasa AI
Klip yang tampak realistis itu dibuat menggunakan teknologi AI, memanipulasi gambar dan suara sehingga terlihat seperti peristiwa nyata.
3. Tidak Ada Bukti Resmi
Tidak ditemukan obituari, laporan keselamatan kerja, atau pernyataan resmi dari Kamogawa Sea World yang mengonfirmasi insiden tersebut.
4. Taktik Hoaks Menggunakan Drama Sensasional
Video hoaks ini dibuat seolah diambil saat pertunjukan berlangsung, lengkap dengan teriakan “Tolong aku” untuk menambah kesan dramatis.
5. Terinspirasi Tragedi Nyata
Hoaks ini meminjam elemen dari insiden tragis yang benar-benar terjadi, seperti kematian pelatih Dawn Brancheau pada 2010 di SeaWorld Orlando akibat serangan orca Tilikum.
6. Kasus Dawn Brancheau
Berita Terkait
-
Viral Dulu Baru Ditolong? Negara Tak Boleh Bekerja Berdasarkan Algoritma
-
Bukan Algoritma, Ini Sosok 'Pemain Baru' di Balik Lagu Viral TikTok yang Perlu Kamu Tahu
-
Viral Isu Kantor RW di Cikini Digusur Demi SPPG, Ini Fakta Sebenarnya
-
Viral Ketua PBNU Singgung Muhammadiyah dan Marwah Kiai NU, Ini Faktanya
-
Bukan Copet, Transjakarta Ungkap Fakta Penumpang Ngamuk di Koridor 5 yang Viral
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Kepercayaan Rakyat ke Polri Meroket, Rudianto Lallo: Modal Besar Tingkatkan Pelayanan
-
Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi
-
Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif
-
HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
-
Malam Minggu Spesial di Bundaran HI: Warga Rayakan HUT Jakarta ke-499 Sambil Nonton Konser
-
Soroti Ketimpangan Distribusi MBG, Garuda Institute Dorong BGN Perkuat Akurasi Sasaran
-
Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat, Amnesty Khawatir Siswa Jadi Korban Militerisasi Pendidikan
-
Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio
-
GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN
-
Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan