Empat tahun kemudian, pada 2010, AHY terbang ke Amerika Serikat dan berhasil menyelesaikan program Master in Public Administration dari John F. Kennedy School of Government, Harvard University.
Tak berhenti di situ, ia melengkapi portofolio akademisnya dengan gelar Master of Arts in Leadership and Management dari George Herbert Walker School of Business and Technology, Webster University, pada tahun 2015.
Puncaknya, AHY menempuh studi doktoral di Universitas Airlangga, Surabaya.
Rangkaian gelar ini menunjukkan fokus yang jelas pada bidang strategi, administrasi publik, dan kepemimpinan—disiplin ilmu yang sangat relevan dengan dunia militer dan pemerintahan.
Jalur AHY adalah potret "jalur kader" yang sempurna, di mana pendidikan formal level tertinggi menjadi fondasi utama sebelum terjun ke dunia politik praktis.
Gibran Rakabuming Raka: Jalur Praktis dari Dunia Bisnis
Berbeda 180 derajat dengan AHY, Gibran Rakabuming Raka menempuh jalur pendidikan yang lebih berorientasi pada keahlian praktis di dunia bisnis.
Putra sulung Presiden Joko Widodo ini menghabiskan masa sekolah menengahnya di luar negeri, tepatnya di Orchid Park Secondary School, Singapura.
Setelah itu, ia melanjutkan pendidikannya di Management Development Institute of Singapore (MDIS) dan lulus pada tahun 2007.
Baca Juga: Gibran Tak Salami AHY, Puan Maharani: Jangan Berspekulasi, Coba Berpikiran Positif
Gibran kemudian melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi di Australia, tepatnya di University of Technology Sydney (UTS) Insearch, dan berhasil meraih gelar Bachelor of Science dalam bidang marketing pada tahun 2010.
UTS Insearch sendiri dikenal sebagai lembaga yang menyediakan program jalur (pathway) untuk masuk ke University of Technology Sydney.
Alih-alih langsung terjun ke dunia politik atau pemerintahan, Gibran menggunakan bekal ilmunya untuk membangun kerajaan bisnisnya sendiri.
Ia sukses merintis berbagai usaha kuliner yang populer di kalangan anak muda, seperti "Chilli Pari" dan "Markobar".
Pengalamannya sebagai entrepreneur memberinya pemahaman mendalam tentang ekonomi akar rumput, manajemen bisnis, dan strategi pemasaran—sebuah pendidikan "dunia nyata" yang tidak didapat di ruang kelas formal.
Baru setelah terbukti sukses sebagai pengusaha, Gibran memulai karier politiknya sebagai Wali Kota Surakarta sebelum akhirnya melesat menjadi Wakil Presiden.
Tag
Berita Terkait
-
Gibran Tak Salami AHY, Puan Maharani: Jangan Berspekulasi, Coba Berpikiran Positif
-
Adu Kekayaan Gibran dan AHY, Dua Anak Presiden Viral Tak Salaman di Upacara Militer
-
Momen Gibran Cueki AHY Viral, Bikin Puan Maharani Senyum-Senyum, Ada Apa?
-
Balasan Netizen Usai Wamen Stella Sebut MBG Bikin Jago Matematika: Coba Kasih ke Gibran Dulu!
-
Ramai Polemik Wapres Gibran Tak Salami Menteri, Bahlil Ungkap Fakta di Baliknya
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Polemik Status Tahanan Rumah Gus Yaqut, Tersangka Korupsi Dapat Perlakuan Istimewa dari KPK?
-
Seskab Ungkap Detik-detik Prabowo Ingin Lihat Warga di Bantaran Rel: Dadakan Ingin Menyamar
-
Tanpa Lencana Presiden, Prabowo Santai Sapa Warga di Bantaran Rel Senen, Janjikan Hunian Layak
-
Eks Pejabat Keamanan AS: Eropa Hati-hati, Rudal Iran Bisa Capai Paris
-
Serangan Iran ke Israel Berlanjut: Puluhan Warga Jadi Korban, Sirene Terus Meraung
-
Iran: Ada Negara Arab yang Mau Bantu AS Kuasai Pulau Kharg
-
Belajar dari Perang ASIsrael vs Iran, Indonesia Harus Perkuat 'Character Building' dan Perang Siber
-
Remaja 20 Tahun Gugat Meta dan Youtube Gegara Kecanduan Sosmed, Dapat Ganti Rugi Rp90 M
-
Senator AS Curigai Trump di Kasus Trader Misterius yang Raup Rp800 M dalam 15 Menit
-
Geger! Niat Cari Kepiting, Nelayan di Jambi Malah Temukan Kerangka Manusia Setinggi 155 Sentimeter