Suara.com - Jalur pendakian Gunung Rinjani akhirnya kembali dibuka mulai hari ini 11 Agustus 2025.
Seperti diketahui, jalur pendakian Gunung Rinjani sempat ditutup setelah kecelakaan yang menimpa pendaki Brasil, Juliana Marins.
Pembukaan jalur pendakian Rinjani ini diumumkan langsung lewat akun Instagram resmi Balai Taman Nasional Gunung Rinjani @btn_gn_rinjani.
Keputusan pembukaan kembali jalur pendakian dari salah satu gunung paling diminati pendaki ini telah melalui proses evaluasi intensif.
Pihak Balai TN Gunung Rinjani pun telah melakukan pembenahan menyeluruh terhadap tata kelola pendakian.
Bersamaan dengan informasi dibukanya kembali 6 destinasi Taman Nasional Gunung Rinjani sejumlah syarat terbaru tentang pendakian juga ikut disampaikan.
Lalu apa saja syarat terbaru pendakian jalur Rinjani? Simak ulasannya berikut.
1. Pendakian Rinjani Resmi Dibuka Kembali
Pembukaan jalur pendakian Rinjani didasarkan pada hasil Rapat Evaluasi pada (8/8/2025) dengan melibatkan lintas kementerian, lembaga, dan pemangku kepentingan.
Baca Juga: Buntut Rentetan Bule Jatuh, Semua Jalur Pendakian Gunung Rinjani Resmi Ditutup Mulai 1 Agustus
Rapat tersebut sendiri digelar di Aula Dewi Anjani, Kantor Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR).
2. Revisi SOP Pendakian Rinjani
Hasil dari rapat tersebut, BTNGR memutuskan untuk merevisi Standar Operasional Prosedur (SOP) Pendakian.
Keputusan revisi SOP ini didasarkan pada Surat Keputusan Kepala Balai TN Gunung Rinjani Nomor: SK.6/T.39/TU/KSA.04.01/B/08/2025.
Perubahan SOP ini meliputi: Penyesuaian kelas jalur pendakian menjadi Grade IV–premium, Penerapan rasio penggunaan pemandu (guide) yang lebih ketat, Penerapan sistem asuransi pendakian, dan Penyusunan rencana kontinjensi untuk mengantisipasi kondisi berisiko tinggi bagi pendaki.
3. Pemesanan tiket online via eRinjani
Salah satu syarat lain yang perlu para pendaki tahu adalah soal pemesanan atau booking pendakian.
Sekarang, pemesanan atau booking pendakian Gunung Rinjani dapat dilakukan secara online dengan menggunakan aplikasi eRinjani di Playstore.
Layanan pemesanan pendakian online tersebut mulai dibuka pada 9 Agustus 2025 pukul 16.00 WITA.
Diharapkan sistem pemesanan online ini akan memudahkan para pendaki yang ingin mendaki Rinjani.
Selain itu, sistem ini juga akan mempermudah dalam mengatur dan memantau jumlah kunjungan sehingga jauh lebih tertib.
4. Evaluasi Berkala
Selanjutnya pihak BTNGR menegaskan pembukaan kembali pendakian ini akan terus dievaluasi secara berkala.
Hal ini bertujuan untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan pendaki, sekaligus menjaga kelestarian ekosistem Gunung Rinjani.
Mengingat Gunung Rinjani adalah salah satu destinasi favorit para pendaki tak hanya Indonesia tapi juga mancanegara
5. Langsung Diserbu Pendaki
Dilansir dari akun Instagram @btn_gn_rinjani pada hari pertama dibukanya kembali jalur pendakian, Resor Sembalun ramai diserbu pendaki.
Para pendaki berbondong-bondong dengan ransel yang dipanggul memadati gerbang menuju puncak Rinjani.
“Ransel dipanggul, semangat membuncah. Para pendaki tampak berbaris melewati proses briefing dan pengecekan SOP terbaru, yang kini makin diperketat demi keamanan dan kenyamanan bersama,” tulis akun @btn_gn_rinjani.
6. Disambut Antusias
Pembukaan jalur pendakian Rinjani memang disambut antusias oleh para pendaki dari berbagai wilayah.
Tak sedikit yang meninggalkan komentar dan saling berbagi tanggal pendakian yang sudah mereka pesan.
Mendaki gunung sendiri memang tengah menjadi salah satu kegiatan yang banyak digemari dari semua kalangan.
Dibukanya kembali jalur pendakian Gunung Rinjani telah lama dinanti pendaki yang ingin menikmati pesona Rinjani.
Meski demikian, para pendaki perlu memperhatikan peraturan dan syarat-syarat yang telah dicantumkan dalam SOP terbaru.
Pendaki juga perlu ingat bahwa pendakian membutuhkan banyak persiapan tak cuma fisik tapi juga mental.
Mengingat alam gunung tak cuma menawarkan keindahan tetapi juga bahaya yang bisa mengancam kapan saja.
Kontributor : Safitri Yulikhah
Berita Terkait
-
Rinjani Siap Menyambut Pendaki Mulai 11 Agustus 2025 Dengan Aturan Baru
-
Mendaki Bersama EMCO: Dari Gunung Rinjani Turun ke Hati
-
Pendaki Rinjani, Siap-Siap! Jalur Pendakian Berubah Total Demi Keamanan, Ini Detailnya
-
Proyek Glamping di Rinjani Picu Kontroversi: Merusak Alam atau Dongkrak Pariwisata?
-
Tingkatkan Keselamatan, Balai TNGR Lakukan Perbaikan Jalur Pendakian Gunung Rinjani
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras
-
PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader
-
Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI
-
Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'
-
Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu
-
Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden
-
Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris
-
Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!
-
Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat
-
AHY Umumkan Kelahiran Anak Kedua, Diberi Nama Arjuna Hanyokrokusumo Yudhoyono