Suara.com - Sebuah insiden bendera terbalik dalam upacara HUT RI menjadi viral dan memicu perdebatan.
Lebih dari sekadar kesalahan teknis, peristiwa ini menyingkap tekanan dan rapuhnya mental para generasi muda yang mengemban tugas negara.
Hari Kemerdekaan adalah panggung sakral bagi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka).
Di pundak mereka, harapan dan kebanggaan bangsa dititipkan untuk mengibarkan Sang Merah Putih dengan sempurna.
Namun, apa jadinya jika momen puncak itu justru diwarnai insiden yang tak terduga?
Sebuah video yang viral di media sosial merekam momen pedih saat upacara bendera diwarnai kesalahan fatal: bendera Merah Putih terpasang terbalik.
Lokasi Insiden dan Tangis yang Pecah
Peristiwa yang menyita perhatian publik ini terjadi di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, saat Upacara Peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI.
Dalam rekaman yang beredar, tampak para anggota Paskibraka tak kuasa menahan tangis setelah upacara selesai.
Baca Juga: Tali Bendera Putus Semua Panik, Viral Aksi Bocah SD Panjat Tiang Demi Merah Putih
Mereka menangis histeris, ditenangkan oleh petugas lainnya, sebuah pemandangan yang menyayat hati dan menunjukkan betapa dalamnya rasa kecewa dan terpukul yang mereka rasakan.
Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, bahkan sampai turun tangan dan meminta maaf atas insiden yang terjadi.
Para Paskibraka ini telah melalui latihan berbulan-bulan, menempa fisik dan mental demi satu tujuan: menjalankan tugas dengan sempurna.
Kesalahan ini, di hadapan ratusan pasang mata, menjadi pukulan telak yang meruntuhkan segala jerih payah mereka.
Makna di Balik Bendera Terbalik: Sebuah Pukulan Kehormatan
Secara universal, mengibarkan bendera negara secara terbalik seringkali diartikan sebagai sinyal bahaya atau protes keras.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
9.401 Peserta BPJS PBI Tak Terlacak dan 3.934 Lainnya Telah Meninggal, Mensos Beri Penjelasan
-
Efisiensi Anggaran, Gus Ipul Ajak Pegawai Kemensos Naik Kendaraan Umum hingga Sepeda Sekali Sepekan
-
Viral! Wartawan Diculik dan Diperas Oknum Mengaku Polisi di Bekasi, Saldo Rp13 Juta Ludes
-
Menteri Hukum Serahkan 146 Sertifikat KI, Lindungi Warisan Budaya Bali
-
Ketahuan Saat Bayar Utang! Begini Kronologi Penangkapan Mahfud Dukun Pengganda Uang Asal Cianjur
-
Program KNMP Dongkrak Produktivitas Nelayan hingga Dua Kali Lipat
-
Gugur dalam Misi Perdamaian PBB, Ini Rincian Penghormatan dan Santunan untuk 3 Prajurit TNI
-
Naik 500 Persen! Program KNMP Sukses Ciptakan Belasan Lapangan Kerja Baru di Wilayah Pesisir
-
Kemensos Desain Ulang Pola Kerja untuk Efisiensi dan Produktivitas Digital