Suara.com - Sebuah momen penuh haru dan kebanggaan terjadi di tengah khidmatnya upacara pengibaran bendera Merah Putih di Provinsi Papua Barat Daya.
Satu anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) nyaris tumbang akibat kelelahan luar biasa sesaat setelah sukses menunaikan tugasnya.
Namun, bukan insiden jatuh yang menjadi sorotan, melainkan aksi sigap dua rekannya yang dengan sigap menopang tubuhnya, menunjukkan arti sesungguhnya dari jiwa korsa dan persaudaraan.
Detik-detik menegangkan sekaligus membanggakan itu terekam dalam sebuah video amatir yang kemudian viral di berbagai platform media sosial.
Dalam rekaman tersebut, barisan Paskibraka terlihat sedang berjalan tegap meninggalkan lapangan upacara.
Tiba-tiba, salah seorang anggota yang berada di tengah barisan tampak kehilangan keseimbangan. Tubuhnya mulai limbung, sebuah tanda jelas bahwa fisiknya telah mencapai batas maksimal.
Sebelum ia benar-benar terjatuh, dua rekan yang berbaris di sisi kiri dan kanannya secara refleks langsung bertindak.
Tanpa merusak formasi secara drastis, keduanya serentak merangkul dan menggandeng lengan rekan mereka yang melemah.
Mereka memapah sahabatnya itu dengan tetap berusaha mempertahankan langkah tegap, memastikan tugas selesai secara terhormat sebagai satu kesatuan yang utuh.
Baca Juga: Makna Kalung Melati yang Dipakai Prabowo, Gibran dan Banyak Pejabat saat HUT ke-80 RI di Istana
Pemandangan langka ini sontak mencuri perhatian seluruh peserta upacara, termasuk para pejabat dan masyarakat yang hadir.
Suasana yang tadinya senyap dan khidmat berubah menjadi riuh oleh tepuk tangan. Aksi solidaritas yang ditunjukkan ketiga pemuda itu berhasil menyentuh hati semua yang menyaksikannya.
"Seluruh Peserta Ikutan Terharu dan Beri Tepuk Tangan Untuk Ketanggungan Mereka".
Teriakan dan tepuk tangan itu bukan hanya ditujukan untuk anggota yang hampir pingsan, tetapi sebagai bentuk apresiasi tertinggi atas semangat pantang menyerah dan kekompakan luar biasa yang mereka perlihatkan.
Momen tersebut menjadi bukti nyata bahwa Paskibraka tidak hanya dilatih soal baris-berbaris, tetapi juga ditempa untuk memiliki kepekaan, kepedulian, dan tanggung jawab terhadap sesama anggota tim.
Menjadi anggota Paskibraka bukanlah tugas yang ringan.
Tag
Berita Terkait
-
Makna Kalung Melati yang Dipakai Prabowo, Gibran dan Banyak Pejabat saat HUT ke-80 RI di Istana
-
Manggung Bertepatan HUT RI, Vokalis The Jansen Minta Penonton Tak Rusuh: Lagi Hari Kemerdekaan Ini
-
Pesan Sekjen di HUT ke-80 RI: ASN Parlemen Harus Gotong-Royong, Tinggalkan Silo
-
Siapa Wakil Bupati Kulon Progo? Viral Ikat Tali Sepatu Paskibraka, Dipecat PKB Ulah Dukung Gibran!
-
Langit Jakarta 'Dikendalikan' Demi Kelancaran HUT ke-80 RI, OMC Berlangsung hingga 21 Agustus
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Kementerian P2MI Luncurkan Gerakan Nasional Migran Aman untuk Perkuat Pelindungan PMI
-
Prabowo Tambah Kekuatan Militer RI, 6 Jet Rafale hingga Rudal Meteor Diserahkan ke TNI
-
Ribuan Warga Menonton Kirab Budaya Napak Tilas Padjadjaran, KDM: Berdampak Positif bagi Ekonomi
-
Jakarta Catat 6 Suspek Hantavirus, Aktivitas Bersih-Bersih Rumah Bisa Jadi Pemicu Paparan
-
Guntur Romli Soal Ucapan 'Rakyat Desa Tak Pakai Dolar': Kalau di Cerdas Cermat, Skornya Minus 5
-
Bagi Masyarakat Adat Malaumkarta, Egek Jadi Ritual Menjaga Laut dari Ancaman Eksploitasi
-
Aturan Pilah Sampah DKI Dikritik, Mengapa Beban Lebih Banyak ke Warga?
-
Pramono Anung Pasang Mata di Seluruh Jakarta, Tawuran dan Kriminalitas Diburu CCTV
-
Batal Diperiksa Hari Ini untuk Kasus Haji, Muhadjir Effendy Minta KPK Tunda Jadwal Pemeriksaan
-
DPR Sebut Pernyataan Prabowo soal 'Rakyat di Desa Tak Pakai Dolar' untuk Menenangkan Masyarakat