Suara.com - Kemacetan terjadi di beberapa ruas jalan di Jakarta pada Selasa (19/8/2025) pagi ini. Akibat dari itu sejumlah rute Transjakarta mengalami keterlambatan.
PT TransJakarta melalui akun X @PT_Transjakarta menyebut keterlambatan salah satunya terjadi di koridor 11 akibat macet di Stasiun Cakung.
"#INFOTRANSJAKARTA | Koridor 11, Rute 11C, 11D, 11M, 11Q, Rute JAK100, JAK 110A mengalami keterlambatan kedatangan dikarenakan adanya kepadatan lalu lintas di depan St. Cakung dan sekitar Halte Penggilingan. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya. #JAKI #PerluTahu #Koridor11 #Rute11C #Rute11D #Rute11M #Rute11Q #RuteJAK100 #Rute110A," tulis akun @PT_Transjakarta dikutip Suara.com, Selasa (19/8/2025).
Tak hanya di Cakung, kemacetan juga dilaporkan terjadi di Jalan Tanjung Duren, Jakarta Barat.
Kemacetan ini juga turut mengakibatkan terjadinya keterlambatan layanan Mikrotrans.
"#INFOTRANSJAKARTA | Layanan Mikrotrans JAK 30: Grogol - Meruya via Roxy mengalami keterlambatan kedatangan dikarenakan adanya kepadatan lalu lintas di sekitar Jln. H Saaba s/d Jln. Tanjung Duren. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya. #JAKI #PerluTahu #RuteJAK30," tulis @PT_Transjakarta.
Terkait itu, Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Komarudin membenarkan adanya kemacetan di beberapa ruas jalan di Jakarta.
Ia mengungkap salah satu penyebabnya karena hujan yang melanda kawasan Jakarta sejak pagi tadi.
"Jakarta diguyur hujan sejak pagi, beberapa simpul terjadi kepadatan karna perlambatan," ungkap Komarudin.
Baca Juga: Jabodetabek Potensi Hujan Lebat, Kemenko PMK Minta Publik Waspada Banjir
Selain hujan, kemacetan menurutnya juga turut diakibatkan adanya beberapa proyek galian.
"Beberapa titik juga masih ada pekerjaan galian. Peningkatan volume dan hujan menjadi perlambatan," kata dia.
Berita Terkait
-
Bus Transjakarta Jadi Galeri Seni Berjalan Berkat Sentuhan Kreator Lokal
-
Potret Sosial di Balik Kisah Cinta Beda Ormas dalam Novel Kambing dan Hujan
-
Antrean Penumpang Mengular Kemarin Gegara Banjir dan Galian, Manajemen Transjakarta Merespons
-
Waspada! BPBD Sebut Hujan Sangat Lebat di Jakarta hingga 13 Agustus
-
Jabodetabek Potensi Hujan Lebat, Kemenko PMK Minta Publik Waspada Banjir
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Kasus Korupsi Minyak Pertamina, Edward Corne Divonis 10 Tahun Penjara
-
Anggota Komisi VI Kaget Tahu Impor Mobil India dari Media: Semestinya Dibahas Dulu di DPR
-
Bye-bye Tiang Monorel! Rasuna Said Bakal Punya Trotoar Estetis dan Jalur Sepeda Modern
-
Jateng Ribut Pajak Kendaraan Naik, Jabar Adem Ayem: Dedi Mulyadi Justru Turunkan Tarif
-
Bawa Reserse dan Labfor, Kapolda Riau Cek Lokasi Penemuan Anak Gajah Mati di Tesso Nilo
-
Dari Konten Fungsi Helm ke Teror Digital: Mengapa Petugas Damkar Depok Diincar dan Diintimidasi?
-
Tok! Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Riva Siahaan Divonis 9 Tahun Penjara Kasus Korupsi Minyak
-
Menkeu Purbaya Dapat Gift Paus Saat Live TikTok, KPK: Kalau Ragu Lapor, Ingat Jenderal Hoegeng
-
Kekerasan Terus Berulang, Peneliti BRIN Minta Berhenti Gunakan Kata Oknum untuk Polisi Bermasalah
-
Viral "Cukup Aku WNI", Dirjen AHU: Orang Tua Tak Bisa Sepihak Ganti Status Kewarganegaraan Anak