Suara.com - Sebagian pegawai di lingkungan Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) tak percaya Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Imanuel Ebenezer diciduk operasi tangkap tangan KPK.
Sebab, Noel, sapaan karib Immanuel Ebenezer, dikenal sebagai pejabat tinggi yang rendah hati dan jauh dari kesan arogan.
Seorang petugas keamanan, Zainal (nama samaran), menggambarkan Noel sebagai pribadi yang mudah bergaul, bahkan dengan staf level bawah sekalipun.
"Iya, kalau di konten ngeri kita ngelihatnya, serem. Kalau aslinya mah nggak. Orangnya humble-lah sama kita, sama yang di bawah,” kata Zainal di kantor Kemenaker, Jakarta Selatan, Kamis (21/8/2025).
Sikap Noel ini, menurutnya, sangat kontras dengan pejabat lain yang cenderung menjaga jarak.
“Kadang-kadang kalau orang atas kan sama orang bawah gimana sih, tahu sendiri kan. Kita mau negur aja kan gimana gitu,” ucap Zainal.
Karena citra positif itulah, berita penangkapan Noel dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK menjadi sebuah kejutan besar.
Zainal mengaku baru mengetahui kabar tersebut pada Kamis siang.
“Cukup kaget juga tuh. Makanya ga ngerti juga ini tau-tau pas ngelihat pagi-pagi ada berita jam 11-an,” ujarnya.
Baca Juga: Wamenaker Immanuel Ebenezer Terciduk KPK, Sejumlah Karyawan Diliburkan Buntut Ruang Kerjanya Disegel
Ia mengingat pertemuan terakhirnya dengan Noel terjadi beberapa hari sebelumnya, saat momen perayaan kemerdekaan.
“Terakhir ya sekitar dua hari yang lalu lah. Iya sekitar itu 17-an pokoknya. Setelah itu nggak ada lagi,” jelasnya.
Sebelumnya diberitakan, Noel ditangkap dalam operasi senyap KPK. Lembaga antirasuah itu tak hanya mengamankan sejumlah uang sebagai barang bukti utama.
Tim penyidik dibuat terperangah dengan 'harta karun' yang ditemukan di lokasi.
"Ada uang, ada puluhan mobil dan ada motor Ducati," ujar Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto, Kamis (21/8/2025).
Seluruh barang bukti tersebut kini telah diamankan KPK setelah operasi senyap yang dilakukan pada Rabu (20/8/2025) malam.
Noel, bersama 9 orang lainnya yang turut ditangkap, saat ini telah berada di Gedung Merah Putih untuk menjalani pemeriksaan intensif.
Kasus yang melilit Wamenaker ini diduga terkait dengan praktik lancung dalam jabatannya. Noel diduga kuat melakukan pemerasan terhadap para pengusaha yang mengurus izin vital di kementeriannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
Terkini
-
Karier Alex Noerdin: Dari Anak Tentara Hingga Gubernur Sumsel
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Polisi Ungkap Jaringan TPPO Jual Beli Bayi Lintas Daerah, Beroperasi dari Jakarta hingga Papua
-
KPK Perluas Pemeriksaan Kasus Pemerasan di Pati, Mantan Pejabat hingga Kades Dipanggil
-
Pelajar 16 Tahun Pukul Kakak Kandung hingga Tewas di Kelapa Gading, Polisi Dalami Motif Pelaku
-
Selain Kades, KPK Seret Eks Wabup dan Eks Ketua DPRD Pati Jadi Saksi Kasus Pemerasan Sudewo
-
Usulan KSPI THR H-21 Ditolak! Ini Kata Menaker Soal Batas Waktu Pembayaran THR Idulfitri 2026
-
DPR Desak Pemerintah Sanksi Perusahaan Pelanggar THR: Jangan Jadi Pola Menahun
-
BEM SI Kritik Keras Polri, Soroti Dugaan Pembunuhan Arianto Tawwakal di Tual
-
Wajib Tutup Selama Ramadan? Ini Daftar Tempat Hiburan Malam di Jaksel yang Disegel Pemprov DKI