- Presiden Prabowo menerima jersey Chelsea bernomor punggung 24 dari pemilik Todd Boehly di Washington DC, Jumat (20/2).
- Todd Boehly berkomitmen membawa klub Chelsea dan Los Angeles Lakers bertanding serta bekerja sama di Indonesia.
- Prabowo bertemu 12 taipan investasi global; memastikan peluang investasi terbuka lebar demi stabilitas ekonomi Indonesia.
Suara.com - Momen hangat sekaligus prestisius mewarnai kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto di Amerika Serikat. Di tengah agenda serius bersama para raksasa investasi dunia, terselip kejutan "biru" dari London Barat.
Presiden Prabowo menerima jersey resmi klub papan atas Liga Inggris, Chelsea, langsung dari tangan Todd L. Boehly, Jumat (20/2). Jersey berkelir biru ikonik tersebut lengkap dengan nomor punggung 24 milik kapten tim, Reece James, serta tanda tangan sang pemain.
Boehly bukan sekadar pemberi kado biasa. Ia adalah nakhoda Eldridge Industries sekaligus pemilik dua klub olahraga paling bernilai di dunia: Chelsea FC dan raksasa basket NBA, Los Angeles Lakers.
Momen pemberian jersey ini terjadi di sela-sela pertemuan strategis Presiden Prabowo dengan 12 taipan investasi global di Washington DC. Turut mendampingi Presiden dalam sesi tersebut adalah Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani.
Chelsea dan Lakers Bakal Sambangi Indonesia?
Kabar lebih menggembirakan datang usai pertemuan tertutup tersebut. Rosan Roeslani mengungkapkan bahwa Todd Boehly tidak hanya memberikan jersey, tetapi juga membawa komitmen besar untuk membawa para bintangnya ke tanah air.
"Salah satunya adalah ada owner majority dari Chelsea, Lakers, juga ada Dodgers. Dan dia berjanji mau bawa klub Chelsea dan Lakers ke Indonesia untuk ya kerja sama dan melakukan pertandingan," kata Rosan.
Tentu ini menjadi angin segar bagi jutaan fans sepak bola dan basket di Indonesia yang memimpikan melihat Reece James atau barisan bintang Lakers berlaga di Stadion Utama Gelora Bung Karno atau Indonesia Arena.
Dikelilingi Para 'King Maker' Ekonomi Dunia
Baca Juga: Soal Wacana Dukung Prabowo Dua Periode, Surya Paloh: Nanti Kita Sedang Pikirkan
Selain bos Chelsea, meja pertemuan Prabowo dikelilingi oleh tokoh-tokoh kunci yang menggerakkan ekonomi global. Mulai dari Armen Panossian (CEO Oaktree sekaligus pemilik Inter Milan), Matt Harris (BlackRock), hingga Jeffrey Perlman (CEO Warburg Pincus).
Para investor kakap dari institusi seperti KKR, General Atlantic, Stonepeak, hingga Thrive Capital turut hadir menyimak visi ekonomi Indonesia di bawah kepemimpinan Prabowo.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa kehadiran para penguasa modal ini adalah bukti kepercayaan dunia pada stabilitas Indonesia. Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo memastikan bahwa pintu investasi terbuka lebar dengan karpet merah bagi kolaborasi yang saling menguntungkan.
"Presiden Prabowo membuka seluas-luasnya peluang investasi untuk membangun sebanyak-banyaknya rantai ekonomi dan lapangan pekerjaan yang menguntungkan kepentingan dalam negeri di Indonesia," ucap Teddy.
Pertemuan di Washington DC ini menjadi sinyal kuat bahwa Indonesia kini bukan sekadar penonton, melainkan pemain utama yang siap menjadi pusat pertumbuhan baru dunia. (Antara)
Berita Terkait
-
Prabowo Deal! Produk AS Tak Perlu Sertifikasi Halal Masuk ke RI
-
Simalakama Tarif Trump, Apa Kabar Indonesia?
-
Soal Wacana Dukung Prabowo Dua Periode, Surya Paloh: Nanti Kita Sedang Pikirkan
-
Mahkamah Agung AS Putuskan Tarif Trump Ilegal, Bagaimana Nasib Perjanjian Prabowo - Trump?
-
Perjanjian Tarif Resiprokal, Produk Impor dari AS Tak Perlu Sertifikasi Halal? Ini Faktanya
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Identitas Pelaku Penembakan di Gedung Putih, Pernah Mengaku Anak Tuhan
-
Catat! Ini 10 Negara yang Berisiko Terkena Wabah Ebola Setelah Lonjakan Kasus di Kongo
-
Amerika Ingin Damai tapi Trump Konsisten Ledek Iran: Cuitannya Bikin Heran
-
Antisipasi El Nino, BMKG Pasang Alat Pancing Hujan di Sejumlah Gedung Tinggi Jakarta
-
Selat Hormuz Dibuka, Iran Sepakati Damai dengan AS Demi Cairkan Aset Rp400 Triliun
-
Tak Ada Ampun! UPN Yogyakarta Sanksi 5 Dosen Terbukti Pelecehan, Satu Orang Terancam Pecat
-
Detik-Detik Mencekam Saat Jurnalis ABC Terjebak Penembakan Gedung Putih
-
Dilaporkan Kasus Dugaan Penyekapan Putri Ahmad Bahar, Hercules Terancam Hukuman 7 Tahun Penjara!
-
Lawan Kejati Lampung, Arinal Djunaidi Hadirkan Pakar HTN di Sidang Praperadilan
-
Rentetan Tembakan Mencekam Paksa Gedung Putih Lockdown Total