- Ditresnarkoba Polda Metro Jaya menangkap AG (39) di Jakarta Barat atas kasus peredaran 18,8 kg ganja siap edar.
- Penangkapan terjadi Kamis (19/2/2026) malam di parkiran Alfamart setelah adanya laporan masyarakat tentang aktivitas mencurigakan.
- Pengembangan kasus mengarah ke rumah kosong di Tanjung Duren Utara, di mana ditemukan sisa barang bukti ganja dan alat pengemasan.
Suara.com - Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menggagalkan peredaran ganja siap edar di Jakarta Barat. Seorang pria berinisial AG (39) ditangkap dengan total barang bukti yang disita mencapai 18,8 kilogram.
Kanit 2 Subdit 2 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya Kompol Tri menyebut kasus ini berhasil terungkap berkat laporan masyarakat soal aktivitas mencurigakan di kawasan Duri Kepa, Kebon Jeruk.
Menindaklanjuti informasi itu, Unit II Subdit II Ditresnarkoba bergerak melakukan penyelidikan hingga akhirnya menangkap AG di parkiran Alfamart, Jalan Kebon Raya II, pada Kamis (19/2/2026) sekitar pukul 19.30 WIB.
Dari tangan tersangka, polisi menyita satu paket besar berisi 10 bungkus ganja yang telah dipacking rapi. Penangkapan itu kemudian dikembangkan ke sebuah rumah kosong di kawasan Tanjung Duren Utara.
Di lokasi kedua, petugas kembali menemukan ganja dalam jumlah besar. Satu karung berisi delapan paket ganja, satu kardus berisi ganja, serta alat-alat seperti gunting, cutter, lakban, dan plastik kemasan turut diamankan.
"Di wilayah Puri dengan barang bukti kurang lebih 10 kg, dan kemudian kami kembangkan di wilayah Tanjung Duren didapat lagi Ganja kurang lebih seberat 8 kg. Jadi secara keseluruhan dari tersangka AG ditemukan ganja Seberat 18 kg," ujar Tri kepada wartawan, Sabtu (21/2/2026)
Saat ini AG telah ditahan di Ditresnarkoba Polda Metro Jaya. Penyidik masih mendalami asal barang dan kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat dalam peredaran ganja tersebut.
Berita Terkait
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
-
Hati-Hati Surat Tilang Digital Palsu di WhatsApp, Kenali Ciri Pesan Resmi dari Korlantas
-
Plh Kapolres Bima Kota Pernah Positif Sabu, Mabes Polri: Sudah Lewat Mekanisme
-
Fakta Baru: Selain Narkoba, AKBP Didik Terbukti Lakukan Penyimpangan Seksual
Terpopuler
- Tak Hanya di Jateng, DIY Berlakukan Pajak Opsen 66 Persen, Pajak Kendaraan Tak Naik
- 5 Sepatu Tanpa Tali 'Kembaran' Skechers Versi Murah, Praktis dan Empuk
- Jalan Lingkar Sumbing Wonosobo Resmi Beroperasi, Dongkrak Ekonomi Tani dan Wisata Pegunungan
- 5 Rekomendasi HP Layar Besar untuk Orang Tua Mulai Rp1 Jutaan
- 10 Rekomendasi Cream Memutihkan Wajah dalam 7 Hari BPOM
Pilihan
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
-
Impor Mobil India Rp 24 Triliun Berpotensi Lumpuhkan Manufaktur Nasional
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026, Lengkap Waktu Subuh dan Magrib
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
Terkini
-
Detik-detik Gerak Cepat Bareskrim Polri Sita Aset Kantor PT Dana Syariah Indonesia
-
Siap-siap! Todd Boehly Janji Boyong Chelsea dan LA Lakers ke Indonesia Usai Bertemu Prabowo
-
Lewat #TemanAdemRamadan, Aqua Kampanyekan Puasa Lebih Adem dan Sabar
-
Menlu Sugiono: Indonesia Siap Kirim 8.000 Personel Pasukan ISF, Fokus Lindungi Warga Sipil
-
Bansos PKH dan Sembako Sudah Cair di Bulan Ramadan
-
Tuduhan Cabul Jadi Modus Begal, Polda Metro Jaya Tangkap Pelaku yang Viral di Ciledug!
-
Peran Wali Asrama dalam Membentuk Karakter dan Disiplin Siswa Sekolah Rakyat
-
Soal Wacana Dukung Prabowo Dua Periode, Surya Paloh: Nanti Kita Sedang Pikirkan
-
Tanggapi Fenomena Kader Mundur, Surya Paloh: Mungkin Sudah Jenuh, Perlu Penyegaran
-
Pukul Siswa hingga Tewas karena Disangka Balap Liar, Mabes Polri Pastikan Proses Pidana Bripka MS!