Pada hari Kamis (21/8/2025), harga buyback emas Antam berada di angka Rp 1.760.000 per gram.
Posisi ini juga menunjukkan kenaikan dari hari sebelumnya.
Dengan harga jual di hari yang sama, selisih (spread) antara harga jual dan harga buyback berada di angka Rp 154.000 per gram.
Untuk melihat gambaran yang lebih jelas, mari kita lihat perbandingan harga emas dalam beberapa waktu terakhir.
Data ini dapat membantu dalam mengambil keputusan investasi yang lebih bijak.
| Tanggal | Harga Jual per Gram (Rp) | Perubahan Harian (Rp) |
| 22 Agustus 2025 | 1.916.000 | +2.000 |
| 21 Agustus 2025 | 1.914.000 | +24.000 |
| 20 Agustus 2025 | 1.890.000 | -7.000 |
| 21 Mei 2025 | 1.915.000 | N/A |
| 21 Agustus 2024 | 1.415.000 | N/A |
Melihat tabel di atas, harga emas menunjukkan tren pertumbuhan yang sangat signifikan dalam setahun terakhir.
Kenaikan dari Agustus 2024 ke Agustus 2025 mencapai lebih dari 24%.
Meskipun terjadi fluktuasi dalam jangka pendek, nilai emas secara historis terus menunjukkan peningkatan.
Ini menegaskan perannya sebagai aset lindung nilai yang efektif terhadap inflasi.
Baca Juga: Emas Antam Kembali Menggeliat, Cek Harga Terbaru
Mengingat harga yang terus bergerak, mengatur strategi investasi menjadi kunci.
Dengan kenaikan tipis hari ini, pasar akan terus mengamati perkembangan selanjutnya.
Sentimen global dan data ekonomi terbaru akan menjadi penentu arah harga emas dalam jangka pendek.
Secara keseluruhan, kondisi pasar emas hari ini menunjukkan stabilitas dengan kecenderungan menguat.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Nasib Pandji Pragiwaksono di Tangan Polisi, Penyelidik Mulai Analisis Barang Bukti Materi Mens Rea
-
Aksi Ekstrem Pasutri Pakistan di Soetta: Sembunyikan 1,6 Kg Sabu di Lambung dan Usus
-
Kasus Isu Ijazah Palsu Jokowi, PSI Desak Polisi Segera Tahan Roy Suryo Cs
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!