Suara.com - Sebuah video dari akun @huhhhh192 viral di media sosial pada Jumat, 22 Agustus 2025.
Si pemilik akun membagikan video suasana acara karnaval Banyuwangi.
Tampak sejumlah orang dan para penari sound horeg asyik berjoget.
Namun tak lama setelahnya, muncul mobil dari belakang dan menabrak penari sound horeg.
Video tersebut juga memperlihatkan satu orang sedang digotong karena tak sadarkan diri usai ditabrak mobil.
Seorang pengendara mobil menabrak empat penari sound horeg.
Kapolsek Cluring, Iptu Putu Ardana, membenarkan bahwa insiden itu melibatkan mobil logistik.
Kendaraan panitia itu berada di barisan belakang arak-arakan.
Menurut Iptu Putu Ardana, kronologi bermula saat barisan karnaval yang berisi kendaraan sound horeg dan para penari berhenti sejenak.
Baca Juga: Bukannya Introspeksi Diri Dihujat Joget di DPR, Eko Patrio Nantang Bikin Konten Sound Horeg
Namun, mobil logistik yang berada di belakang mereka justru terus melaju hingga menabrak para peserta di depannya.
"Jadi ketika (arak-arakanan) sudah berhenti, ini mobil jalan terus. Jalan terus ya akhirnya sampai nabrak," ujar Iptu Putu Ardana.
Lebih lanjut, pihak berwenang menduga ada faktor kelalaian.
Putu Ardana menduga, pengemudi mungkin tidak terbiasa dengan jenis transmisi kendaraan yang digunakannya.
"Nah, mungkin pengemudinya ini enggak kurang fasih bawa mobil matic mungkin," kata Putu.
Akibat peristiwa tak terduga ini, dua dari empat korban dilarikan ke rumah sakit.
Sementara itu, dua korban lainnya menjalani perawatan di rumah.
Berita Terkait
-
Bukannya Introspeksi Diri Dihujat Joget di DPR, Eko Patrio Nantang Bikin Konten Sound Horeg
-
Bukan Asal Kencang, Memed Potensio Ungkap Rahasia di Balik Merdunya Sound Horeg
-
Fenomena Unik, Rumah Rusak Akibat Getaran Sound Horeg Warga Malah Senang
-
Bukan Cuma Hiburan Kampung, Biaya Sound Horeg Brewog Audio Capai Rp 2 Miliar
-
Bukan Hoax, Memed Potensio Ungkap Rekor Begadang Demi jadi Operator Sound Horeg
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Kubu Kerry Riza Sebut Jaksa Paksakan Keputusan Bisnis Jadi Tindak Pidana Korupsi
-
Konflik Kartel Meksiko Geser Rantai Pasok Narkoba ke Indonesia, BNN Waspadai Jalur Alternatif
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
Jelang Vonis Korupsi Pertamina, Ketua Hakim Beri Peringatan Keras: Jangan Coba-coba Pengaruhi Kami!
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga: Kerry Adrianto Merasa Dijebak dalam Kasus Korupsi Pertamina
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
-
Unik, Aksi Massa di Mapolda DIY Bergerak Organik Tanpa Orasi dan Tuntutan Tertulis
-
Aksi di Mapolda DIY: Massa Kecam Kekerasan Aparat yang Tewaskan Bocah di Maluku
-
Terkuak! Bukan Polisi, Pelaku Penganiaya Pegawai SPBU di Cipinang Ternyata Wiraswasta