Suara.com - Getaran dahsyat dari sound horeg tak jarang menyebabkan kerusakan minor pada bangunan di sekitarnya, seperti kaca pecah atau genteng berjatuhan. Namun, sebuah fakta unik diungkap oleh Memed Potensio dari Brewog Audio, bahwa sebagian warga justru senang dengan kejadian tersebut.
Saat berbincang dengan Tretan Muslim, Memed Potensio menceritakan reaksi tak terduga dari masyarakat. Berbeda dari anggapan umum, tidak semua warga marah atau mengeluh.
"Justru warga malah seneng, Mas," kata Memed, yang membuat Tretan Muslim terkejut di kanal YouTube Tretan Universe pada Rabu, 13 Agustus 2025.
Banyak video viral yang menunjukkan bagaimana getaran bass dari sound system ini mampu membuat jendela dan pintu bergetar hebat. Fenomena inilah yang menjadi daya tarik sekaligus sumber kekhawatiran.
Memed Potensio menjelaskan, alasan di balik reaksi positif sebagian warga tersebut. Menurutnya, setiap kerusakan yang terjadi akibat acara sound horeg sudah diantisipasi oleh panitia penyelenggara.
Panitia acara, yang biasanya terdiri dari warga setempat, telah menyiapkan dana ganti rugi untuk setiap kerusakan yang timbul.
"Karena kan langsung diganti sama panitia," jelasnya.
Dengan adanya jaminan ganti rugi tersebut, warga yang rumahnya mengalami kerusakan seperti kaca pecah atau genteng jatuh tidak perlu khawatir. Mereka justru melihatnya sebagai sebuah keuntungan.
Bagi mereka, ini adalah kesempatan untuk merenovasi bagian rumah yang rusak secara gratis tanpa harus mengeluarkan biaya pribadi.
Baca Juga: 5 Fakta Viral Karnaval di Blitar Dihentikan Polisi, Semua Gara-gara Sound Horeg?
"Jadi dia bisa renovasi rumah gratis," tambah Memed sambil tersenyum.
Fakta ini memperlihatkan sisi lain dari fenomena sound horeg, di mana ada sistem tanggung jawab sosial yang sudah berjalan di antara penyelenggara dan masyarakat.
"Kalau ada yang jatuh, ada yang rusak, langsung diganti," simpul Tretan Muslim.
Berita Terkait
-
Miris! Ortu Asyik Nonton Sound Horeg, Anak Dibiarkan Tidur di Aspal Beralas Tikar
-
Gengsi Hajatan 'Sound Horeg' Berujung Petaka, Warga Ramai-Ramai Berobat ke Poli THT
-
Viral Warung Berantakan, Pemilik di Mojokerto Justru Bela Sound Horeg: Gak Ada Kerugian
-
Poin-poin Aturan Baru Sound Horeg, Batas Kebisingan Maksimal hingga Penyelenggaraan
-
Apa Aturan Sound Horeg Terbaru? Cegah Pendengaran Rusak hingga Gangguan Ketertiban
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Zoe Kravitz Dampingi Harry Styles di Pembukaan Tur Dunia, Rumor Tunangan Makin Kuat
-
Sammy Simorangkir Hipnotis Senayan dalam Konser '20SSS' yang Penuh Haru
-
Demi Children of Heaven, Hanung Bramantyo Minta Manoj Punjabi Keluar dari Zona Nyaman
-
Gus Miftah: Pesantren Harus Jadi Benteng Lawan Bullying dan Kecanduan Gadget
-
Bikin Taka Melongo, Lautan Flashlight Cantik Warnai Konser One Ok Rock di Jakarta
-
Singgung Kisah Hijrah Uje, Abidzar Al Ghifari Bela Jefri Nichol yang Dicibir Tak Layak Umrah
-
Dedi Mulyadi Panen Kritik, Gelar Kirab Bak Raja di Tengah Ekonomi Tercekik
-
Cerita Mengharukan Ibu Kembar Tiga, Lahiran Secara Normal dan Viral di Medsos
-
ENHYPEN Pimpin Kemenangan Asia Star Entertainer Awards 2026 Hari Pertama, Ini Daftar Lengkapnya
-
Viral Struk Bakso di Klaten Ada Biaya AC Rp3 Ribu per Orang, Pemilik Akhirnya Minta Maaf