Suara.com - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali jadi sorotan publik.
Bukan melulu karena ekspresi diamnya di forum resmi, melainkan aksi nyatanya yang disebut kerap turun langsung ke pusat bencana maupun konflik untuk memberikan bantuan.
Momen ini dibagikan akun Instagram @rampainusantara_official lewat sebuah video pendek, belum lama ini. Admin ingin membuktikan Gibran bukan wapres plonga-plongo.
"Yang bilang mas wapres @gibran_rakabuming cuma diam-diam aja, ternyata Mas Gibran selalu turun ke lapangan dan memberikan dampak besar untuk Indonesia," tulis akun tersebut dalam keterangan unggahannya.
Dalam video tersebut, awalnya terlihat Gibran hanya terdiam saat rapat kabinet berlangsung.
Namun narasi yang menyertai menekankan bahwa di balik sikap diamnya, putra sulung Presiden Jokowi ini memiliki gerakan cepat ketika rakyat menghadapi musibah.
Salah satu contoh yang ditampilkan adalah kunjungan Gibran ke Padang saat terjadi kericuhan rumah ibadah.
Dia disebut langsung mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi anak-anak yang terdampak.
"Saat ada kericuhan rumah ibadah di Padang, Pak Wapres langsung berangkat untuk mengecek kondisi anak yang terdampak," bunyi keterangan dalam video.
Baca Juga: Kalina Oktarani Jualan Es Teler di Pinggir Jalan, Antrean Pembeli Mengular
Tak hanya itu, Gibran juga dikisahkan sempat membawa bantuan medis untuk seorang bayi yang menderita bocor jantung.
Gibran bahkan turun langsung menemui korban kebakaran di Tambora, Jakarta Barat, guna menyalurkan bantuan kepada warga yang kehilangan tempat tinggal.
Testimoni serupa juga datang dari netizen yang mengaku pernah merasakan langsung perhatian Gibran di Bengkulu.
Seorang warganet bernama @ari*** menulis pengalaman pribadinya ketika gempa bumi dan kelangkaan BBM melanda daerah tersebut.
"Waktu gempa dan kelangkaan BBM yang sudah berlangsung satu mingguan, beliau juga langsung datang ke Bengkulu, menemui warga, menyelesaikan masalah kelangkaan BBM dalam kurang dari 24 jam, termasuk ngobrol sama mahasiswa yang mendemo beliau di depan hotel. Meskipun saya bukan voter beliau sewaktu pilpres lalu, namun saya respect dan fair mengakui kinerja Pak Wapres Gibran," tulis akun tersebut di kolom komentar.
Komentar itu turut diperkuat netizen lain.
"Yuppp benar, saya orang Bengkulu merasakan itu. Waktu kami antre BBM panjang, panas-panasan, lalu disusul gempa malamnya, sedangkan gubernur kami tidak ada solusi. Giliran Mas Gibran datang meninjau gempa, pas sekali dengan kelangkaan BBM, dalam waktu 24 jam BBM kembali lancar," tutur akun @rin***.
Meski banyak yang mengapresiasi, tak sedikit pula yang menaruh curiga. Beberapa warganet menduga narasi positif soal Gibran hanyalah hasil kerja tim buzzer.
Namun komentar tersebut tak serta-merta menghapus kesaksian warga yang mengaku pernah menerima langsung bantuan darinya.
Fenomena ini kembali menunjukkan bagaimana setiap gerak-gerik Gibran di mata publik selalu memunculkan dua sisi, yakni dipuji karena aksi nyata di lapangan, sekaligus disorot karena dianggap bagian dari strategi pencitraan.
Berita Terkait
-
Sentil Janji 19 Juta Lapangan Kerja Gibran, Siapa Otak Sinetron Para Pencari Tuhan?
-
Nizam Meninggal Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Ibu Kandung Punya Firasat 3 Hari Sebelumnya
-
Tembus 96 Persen! Wilayah Ini Jadi Pendukung Paling Loyal Prabowo-Gibran Menurut Survei Terbaru
-
Viral Momen Kocak Polisi Tangkap Buron di Dalam Bus, Pelaku Panik Lagi Asyik Tiduran
-
Shio Gibran Sama dengan Presiden, Intip Ramalan Feng Shui Keduanya di Tahun Kuda Api 2026
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!
-
Luput dari Pengawasan, Praktik Tak Manusiawi di Panti Disabilitas Mental Dilaporkan ke Mensos
-
Siap Berdebat dengan Menteri Pigai Soal HAM, Zainal Arifin Mochtar: Bukan Teoretis tapi Tagih Janji
-
Demo Mahasiswa di Mabes Polri saat Ramadan, Polisi Berpeci dan Bersorban Siap Bagi Takjil
-
Geger Mobil Dinas Rp8,5 M, Golkar "Semprot" Gubernur Kaltim: Ukur Kondisi Rakyat
-
Kecewa Tak Ditemui Kapolri, BEM UI dan Aliansi Mahasiswa Ancam Gelar Aksi Lebih Besar
-
Diskon Besar hingga Transportasi Gratis! Ini Fasilitas Mudik ke Jakarta yang Ditawarkan Pemprov DKI
-
Amnesty International Anggap Tuntutan Jaksa Terhadap Delpedro Cs Sebagai Operasi Pembungkaman Kritik
-
Anies Baswedan Soroti Keberhasilan Gerakan Rakyat di Ultah Pertama: Bukan Sekadar Papan Nama!