Suara.com - Momen unik terjadi di tengah aksi demo buruh di depan Gedung DPR RI, Jakarta, pada Kamis (28/8/2025).
Di balik lautan massa dan orasi keras pimpinan buruh, Jaka (40) pedagang bendera One Piece asal Bekasi, memilih menjajakan dagangannya sebagai simbol perlawanan.
Pantauan Suara.com Jaka tidak hanya menjajakan bendera ikonik dari anime One Piece—gambar tengkorak dengan topi jerami, tetapi juga bendera Merah Putih.
Ia mengaku sudah berangkat dari Bekasi sejak pukul 06.00 WIB demi mendapatkan tempat yang strategis untuk berjualan.
Pada aksi sebelumnya, 25 Agustus lalu, ia berhasil meraup omzet hingga Rp 1,1 juta.
"Pas demo tanggal 25 Agustus kemarin saya juga dagang," ungkap Jaka kepada Suara.com di lokasi.
Meski datang sebagai pedagang, Jaka mengaku hatinya tetap bersama para buruh yang sedang berjuang menyuarakan tuntutan mereka.
Terlebih ia sebelumnya juga pernah bekerja sebagai buruh pabrik.
“Kalau saya nggak dagang, sebenarnya saya juga mau ikut demo bareng buruh. Dulu saya kerja di pabrik juga, jadi ngerti banget perjuangan mereka,” tuturnya.
Bagi Jaka, berdagang di tengah aksi bukan hanya soal mencari rezeki, tapi juga bentuk dukungan dalam diam.
Baca Juga: Lautan Buruh Kepung DPR: 5000 Massa Tuntut Perubahan, Ini Tuntutan Mereka!
Ia menganggap keberadaannya—dan bahkan bendera One Piece yang ia jual—sebagai bagian dari semangat perlawanan.
“Saya dagang bendera juga bagian dari perjuangan. Caranya beda aja,” ucapnya.
Berita Terkait
-
Momen Gas Air Mata Berbalik Arah ke Polisi, Netizen: The Real Angin Tidak Punya KTP
-
Sama-sama Geruduk DPR, Dasco Sebut Aksi Buruh 28 Agustus Beda dengan Demo 25 Agustus, Kenapa?
-
Siapa Nama Asli Pascol? Aksinya Viral Usai Ikut Demo 25 Agustus 2025 di Gedung DPR RI
-
Ribuan Buruh Siap 'Kepung' DPR dan Istana 28 Agustus, Ini 6 Tuntutan Mereka
-
Boro-Boro Didengar, Anggota DPR Pilih Pulang Cepat demi Hindari Demontran
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan
-
Ancaman Nyata dari AS hingga AI: Bagaimana RI Menjaga 'Benteng' Pembangunan Nasional di 2026?