Suara.com - Beredar video bernarasi Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka ditembak hingga tewas. Video viral berdurasi satu menit itu diunggah di TikTok pada 7 Agustus 2025.
Dalam video tersebut bahkan disebutkan bahwa Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan keterangan resmi terkait peristiwa tersebut.
Berikut narasi dalam video itu:
“Gibran mati ditembak. Demikian keterangan resmi Kapolri... wah Anies gantiiin Gibran nih...”
Lantas, benarkah informasi tersebut?
Hasil penelusuran membuktikan klaim tersebut tidak benar. Tidak ada peristiwa penembakan terhadap Wapres Gibran Rakabuming Raka, dan Kapolri tidak pernah mengeluarkan pernyataan resmi seperti yang ditudingkan.
Video yang digunakan dalam unggahan tersebut ternyata identik dengan video resmi YouTube Wakil Presiden RI berjudul “Keterangan Pers Wakil Presiden, Lombok, 1 Agustus 2025”.
Artinya, cuplikan tersebut diambil dari agenda resmi Wapres, bukan pernyataan mengenai insiden penembakan.
Bahkan, pada 24 Agustus 2025, Gibran justru melakukan kunjungan kerja di Solo, Jawa Tengah. Ia menggunakan Kereta Api Bandara Internasional Adi Soemarmo (BIAS) dari Stasiun Palur menuju Stasiun Solo Balapan untuk meninjau pelayanan transportasi publik.
Dalam kesempatan itu, Wapres juga mengecek progres revitalisasi sembilan stasiun kereta di wilayah tersebut, termasuk Stasiun Solo Balapan. Fakta ini mempertegas bahwa kabar Gibran ditembak tidak memiliki dasar.
Kesimpulan
Klaim dalam video TikTok yang menyebut Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ditembak hingga tewas adalah HOAKS.
Video tersebut menggunakan potongan rekaman resmi yang dipelintir untuk menyesatkan publik. Masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya dengan konten provokatif di media sosial dan selalu memverifikasi informasi melalui sumber terpercaya.
Berita Terkait
-
Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua
-
Kaca Kantor Badan Gizi Nasional Pecah, Polisi Selidiki Dugaan Penembakan oleh OTK
-
Jangan Tertipu! Video Erupsi Anak Krakatau Itu Hoaks, Ini Radius Bahaya yang Sebenarnya
-
Adu Domba Digital Borneo: Sisi Lain Hoaks Hubungan RI-Malaysia
-
Respons Isu Aliran Dana BEM UBK, Gerindra Tepis Upaya Pecah Belah Hubungan Prabowo Gibran
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Bukan Buang Duit, Ini Alasan Sewa Mobil Dinas Tangsel Lebih Hemat Ketimbang Beli
-
Kapolri Temui Jaksa Agung dan Panglima TNI, Redam Friksi Kasus Febrie Adriansyah
-
Terungkap! Motif Siswa Padang Ledakkan Bom, Dendam Dibully Sejak SD
-
Adian Napitupulu Terima Buku Anotasi KUHAP, Ini Fungsinya
-
Tragedi di Balik Tembok Pesantren: Mengurai Kasus Santri Dibakar di Lombok
-
Bupati Mojokerto Berangkatkan 30 Siswa Sekolah Rakyat ke Kediri untuk Tahun Ajaran 2026/2027
-
Rugikan Masyarakat, Gubsu Bobby Minta Pertamina Bereskan Persoalan Distribusi BBM Dalam Dua Hari
-
Menhut Raja Juli Soal Inpres Gajah: 9 Menteri Wajib Jaga Habitat Nona Seroja dan Bang Domang
-
Legislator PDIP Tegaskan RUU Perampasan Aset Jalan Terus: Kita Geber Sampai Sah!
-
Teror Bom di SD Srengseng, Wakil Ketua Komisi X Desak Polisi Usut Tuntas