Tak hanya diam saja, Agi menilai Bambang Tri adalah orang yang luar biasa berani.
Usai bebas bersyarat dirinya akan melanjutkan PK di Mahkamah Agung.
“Dan kubu Jokowi ini memang akhir-akhir ini sedang terpuruk sekali kan. Apalagi dinyatakan oleh kuasa hukum Bambang, bahwa Bambang ini nanti akan melanjutkan PK nya di Mahkamah Agung,” ujarnya.
“Ini memang orang yang luar biasa, berani dia,” tambahnya.
Agi mengatakan bahwa Bambang Tri adalah sosok pejuang yang tidak punya rasa takut sama sekali.
Bahkan Bambang disebut sampai mengorbankan rumah tangganya. Agi mengatakan bahwa keluarga Bambang Tri sudah berantakan, dia ditinggalkan hingga dicerai oleh istrinya.
“Kenapa dia mengajukan PK? Ya dengan alasan itu tadi, bahwa UU ITE yang dipakai untuk menjerat dia, yang menurut dia penuh dengan nuansa politis dan tidak berkeadilan itu sekarang sudah berubah,” ujarnya.
“Kita tunggu saja, Bambang Tri ini adalah pejuang yang tidak punya rasa takut. Bahkan akibat dari dia memperkarakan soal ijazah Jokowi ini keluarganya juga berantakan, istrinya sudah cerai dan tidak bersama dia,” tambahnya.
Bambang Tri Mulyono Bebas
Baca Juga: Ijazah Jokowi Diragukan, Refly Harun Tantang Buktikan: Kalau Asli, Saya Diam
Terpidana kasus ujaran kebencian, ITE dan Penistaan agama, Bambang Tri Mulyono dibebaskan bersyarat dari Lapas Kelas IIA Sragen pada Selasa (26/8/25) pagi.
Penulis buku Jokowi Undercover itu diantar oleh petugas lapas ke kampung halamannya di Dusun Jambangan, Desa Sukorejo, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora.
Kasus yang membawa Bambang ke penjara bermula pada Tahun 2022. Ia menjadi perhatian usai membahas isu ijazah palsu Jokowi, dalam sebuah podcast di kanal Youtube “Gus Nur 13 Official” milik Sugi Nur Rahardja (Gus Nur).
Dalam konten itu, Bambang diminta oleh Gus Nur untuk melakukan sumpah mubahalah guna meyakinkan penonton bahwa informasinya benar.
Aksi tersebut berbuntut Panjang, Bambang Tri dan Gus Nur dilaporkan ke Bareskrim Polri oleh Dodo Ahmad Baidlowi.
Pada 13 Oktober 2022, Bambang Tri ditangkap di sebuah hotel di Jakarta Selatan dan langsung ditetapkan sebagai tersangka bersama Gus Nur.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih
-
Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG
-
Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!
-
Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan
-
Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual
-
Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!
-
Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani
-
Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!
-
Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati
-
Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029