Suara.com - Sejumlah massa yang terdiri dari sejumlah kalangan dari mahasiswa hingga pengemudi ojek online (Ojol) yang menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR RI mulai merangsek masuk ke area depan.
Berdasarkan pantauan Suara.com di lokasi, sebagian massa yang awalnya menyemut di depan Gerbang depan Gedung DPR RI kekinian terlihat sudah berhasil menerobos masuk lewat celah-celah pagar.
Mereka berbondong-bodong masuk juga dengan memanjat pagar dan pintu Gerbang utama Gedung DPR RI.
Namun, massa yang menuntut sejumlah tuntutan ini salah satunya meluapkan amarah kepada aparat kepolisian usai Affan Kurniawan seorang driver Ojol tewas dilindas kendaraan taktis aparat, masih tertahan di area depan saja.
Sejumlah personel TNI coba menahan mereka untuk masuk merangsek ke dalam Gedung DPR RI.
Di sisi lain, massa terus meneriaki aparat kepolisian protes terhadap kematian Affan.
"Pembunuh wey, pembunuh," kata massa.
Sementara massa lainnya juga terdengar memekikan revolusi.
"Revolusi, revolusi," katanya.
Baca Juga: Imbas Demo, Kedubes Amerika Peringatkan Warganya di Jakarta dan Surabaya
Aparat kepolisian yang berjaga terlihat bersiaga dengan membentuk formasi barikade. Beberapa kendaraan taktis disiagakan, water canon hingga pengurai massa.
Aksi ini masih terus berlangsung, massa yang sudah melewati pagar dan Gerbang utama Gedung DPR masih bertahan sambil melancarkan aksi protesnya.
Berita Terkait
-
Komandan Brimob Diteriaki Pembunuh saat Sampaikan Permintaan Maaf ke Massa Ojol di Kwitang
-
Ini Nama Lengkap 7 Brimob yang Lindas Driver Ojol Affan: Bripka Rohmat Pengemudi
-
Tragedi Meninggalnya Affan Kurniawan, Jadi Momen yang Tepat Prabowo Copot Listyo Sigit dari Kapolri?
-
Imbas Demo, Kedubes Amerika Peringatkan Warganya di Jakarta dan Surabaya
-
Yusuf Mansur Open Donasi untuk Keluarga Driver Ojol Korban Rantis Brimob, Dicurigai Cari Kesempatan
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Serangan Kilat AS-Israel di Hari Pertama Gagal Total! 200 Tentara Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Serangan Kilat AS-Israel di Hari Pertama Gagal Total! 200 Tentara Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?
-
Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?
-
Pramono Anung Ingin Pasang CCTV di Hutan Kota Cawang Usai Laporan Penyalahgunaan Fasilitas Publik
-
Pramono Anung Waspadai Dampak Serangan AS-Israel ke Iran: Harga Barang di Jakarta Bisa Melonjak
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius