- Prabowo Ungkap Polisi Korban Ricuh Alami Gagal Ginjal, Harus Jalani Cuci Darah
- 3.195 Perusuh Ditangkap Usai Demo Anarkis, Ratusan Dipulangkan, Puluhan Jadi Tersangka
- Prabowo Tegas: Saya Takkan Mundur, Mafia Harus Dihadapi Demi Rakyat
Suara.com - Presiden Prabowo Subianto mengungkap ada satu personil polisi korban unjuk rasa anarkis mengalami kerusakan ginjal. Akibat diinjak-injak oleh massa.
Hal ini diungkapkan Prabowo usai menjenguk sejumlah korban luka yang masih dirawat di Rumah Sakit Polri, Senin 1 September 2025.
Prabowo pun menyebut, kondisi personil polisi tersebut harus cuci darah. Bahkan jika tidak bisa disembuhkan, harus dilakukan upaya cangkok ginjal.
Kunjungan Prabowo ke RS Polri didasari oleh rasa keprihatinan yang mendalam. Ia menyebut ada lebih dari 40 orang yang menjadi korban luka-luka akibat kericuhan pekan lalu.
Hingga kini, masih ada 17 orang yang harus menjalani perawatan intensif, termasuk seorang perempuan warga sipil yang mengalami patah tulang setelah sepeda motornya dirampas secara brutal oleh perusuh.
Prabowo menyebut akibat dari demo yang berujung ricuh, polisi, ASN dan masyarakat harus jadi korban.
Kemudian ia pun memerintahkan Kapolri untuk memberi penghargaan luar biasa pada polisi yang jadi korban.
Prabowo mengatakan akan terus berjuang untuk membela kepentingan rakyat kecil. Apa pun resikonya.
"Saya tidak ragu, saya akan hadapi mafia-mafia.. Demi Allah saya tidak akan mundur. Saya yakin rakyat bersama saya," kata Prabowo tegas.
Baca Juga: "Beri Pangkat Luar Biasa": Perintah Presiden Prabowo ke Kapolri untuk Polisi Korban Demo
Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) melakukan operasi penangkapan besar-besaran sebagai respons atas aksi demonstrasi yang berujung anarkis di sejumlah wilayah.
Tak tanggung-tanggung, sebanyak 3.195 orang dari massa perusuh berhasil diamankan untuk menjalani proses hukum.
Langkah tegas ini merupakan tindak lanjut dari perintah langsung Presiden Prabowo Subianto yang meminta TNI-Polri tidak memberikan toleransi terhadap tindakan anarkisme.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, membeberkan data terbaru hasil operasi penegakan hukum tersebut.
Dari ribuan yang ditangkap, sebagian telah dipulangkan, namun puluhan lainnya resmi menyandang status tersangka.
“Untuk data sementara yang dihimpun dari Polda jajaran sebanyak 387 orang telah dipulangkan, 55 orang telah ditetapkan tersangka, dan 2.753 dalam tahap pemeriksaan,” kata Brigjen Pol. Trunoyudo.
Trunoyudo kemudian merinci sebaran penangkapan di 15 Polda di seluruh Indonesia, dengan Polda Metro Jaya mencatatkan angka penangkapan tertinggi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Habiburokhman Semprot Dino Patti Djalal: Kritik Lawatan Prabowo Itu Serangan Membabi Buta!
-
Nostalgia Mega-Pro? Kedekatan Prabowo-Megawati Jadi Sinyal Kuat Koalisi 2029
-
Penurunan Muka Tanah dan Hilangnya Mangrove Bikin Pantura Kian Rentan Banjir Rob, Adakah Solusinya?
-
Mantan Artis F Jalankan Sindikat Love Scammer Internasional di Solo, Tipu Rp 41 Miliar
-
Jangan ke Arab Dulu! Asosiasi: Ribuan Dapur MBG Lokal Disuspensi, Daerah 3T Belum Terurus
-
Wamen HAM Soal Vonis 10 Bulan Prajurit TNI dalam Kasus MHS: Publik Berhak Mempertanyakan
-
Bobby Nasution Puji Kemenangan Timnas U19, Atmosfer Stadion Utama Sumut Jadi Kekuatan
-
Jemaah Haji dari Tuban Ini Berbagi: Pentingnya JKN untuk Perjalanan Ibadah yang Tenang
-
Balas Kritik Dino Patti Djalal, Seskab Teddy: Diplomat Hebat Walau Hanya Menjabat 3 Bulan
-
Lawan Tuntutan 18 Tahun, Nadiem Makarim Bacakan Pleidoi Kasus Chromebook Hari Ini!