Suara.com - Pakar telematika Roy Suryo kembali melontarkan pernyataan yang memancing perhatian publik. Kali ini, ia membuat kelakar yang menyinggung dua nama besar di kancah politik, Presiden ke-7 RI Joko Widodo dan anggota DPR RI Ahmad Sahroni. Momen tersebut terjadi saat acara bedah buku kontroversial karyanya, "Jokowi's White Paper".
Di tengah diskusi serius mengenai keabsahan ijazah Jokowi yang ia klaim palsu, Roy Suryo justru menjadikan ijazah Ahmad Sahroni, yang viral pasca-penjarahan rumahnya, sebagai bahan candaan. Ia menyoroti sebuah ironi yang menurutnya lucu.
"Yang jelas pencarian kita (selama ini) ijazah palsu Jokowi itu malah sekarang oleh netizen justru ketemu ijazah yang lain. Yang dicari ijazah Jokowi yang ketemu ijazah Sahroni," kata Roy saat acara bedah buku Jokowi's White Paper yang dikutip dari YouTube Sentana TV pada Rabu (3/9/2025).
Sontak, guyonan Roy tersebut disambut gelak tawa riuh dari para hadirin yang memadati acara. Candaan ini merujuk pada peristiwa penjarahan di kediaman Ahmad Sahroni di Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Sabtu (30/8/2025).
Massa yang marah akibat pernyataan Sahroni yang dianggap merendahkan rakyat, menjarah berbagai barang pribadi, termasuk ijazah asli miliknya yang kemudian tersebar luas di dunia maya.
Konteks candaan Roy Suryo ini tak lepas dari buku "Jokowi's White Paper" yang baru saja ia luncurkan bersama Rismon Sianipar dan dr. Tifa pada 18 Agustus 2025.
Buku setebal hampir 700 halaman itu secara spesifik menyajikan analisis dari berbagai disiplin ilmu untuk membuktikan klaim mereka bahwa ijazah sarjana Jokowi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) adalah palsu.
Meski fokus pada ijazah Jokowi, Roy tak melewatkan kesempatan untuk mengomentari ijazah Sahroni yang kini menjadi konsumsi publik.
Menurutnya, ijazah politikus NasDem itu memang asli, namun ia juga menyoroti nilai-nilainya yang dianggap pas-pasan.
Baca Juga: Nadiem Makarim Tersangka Kasus Chromebook, Jadi Menteri ke-8 Era Jokowi yang Terjerat Korupsi
"Asli, tapi itu jujur (ijazahnya). Walaupun nilainya total 68 untuk 12 mata pelajaran, tapi asli," lanjutnya.
Tak berhenti di situ, mantan Menpora ini juga berkelakar mengenai temuan barang pribadi lain milik Sahroni yang sempat viral, yang ia sebut sebagai barang sensitif dan "bisa bergetar". Namun, ia enggan merincinya lebih jauh.
"Jangan disinggung barang yang lain yang ditemukan di rumah Sahroni. Entar malah enggak jadi diskusi yang ketemu, yang bisa bergetar itu. Yang bisa bergetar itu apa? Banyak. mobil juga bisa bergetar," kata Roy Suryo berkelit.
Sebagai informasi, penjarahan rumah Sahroni dipicu oleh kemarahan warga atas pernyataannya yang menyebut rakyat Indonesia bodoh jika ingin DPR dibubarkan.
Akibatnya, massa tidak hanya mengambil harta, tetapi juga dokumen pribadi seperti surat tanah dan ijazah, yang akhirnya mengungkap nilai-nilai SMP Sahroni dengan rata-rata 6,8.
Berita Terkait
-
Nadiem Makarim Tersangka Kasus Chromebook, Jadi Menteri ke-8 Era Jokowi yang Terjerat Korupsi
-
Nadiem Makarim Jadi Menteri Ke-7 Era Jokowi yang Jadi Tersangka Korupsi, Siapa Aja Pendahulunya?
-
7 Menteri Era Jokowi Terjerat Korupsi, Terbaru Nadiem Makarim!
-
Pakar Hukum: Jokowi Harus Diperiksa Kejagung Terkait Kasus Nadiem Makarim
-
Beda Gaji Nadiem Makarim saat Jadi CEO Gojek vs Menteri Jokowi, Lebih Besar Mana?
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Dulu Kiblat Kawula Muda Jakarta, Pasar Santa Kini Berubah Sunyi
-
DPRD DKI Endus Pungli di Sekolah Swasta Gratis Jakarta, Minta Disdik Beri Sanksi Tegas
-
Kemensos Sisir Anak Jalanan untuk Calon Siswa Sekolah Rakyat
-
Pastikan Garis Perjuangan Tak Menyimpang, YLBHI Diminta Transparan dan Akuntabel
-
Kolaborasi Antarlembaga, Kunci untuk Menjawab Kebutuhan Peserta
-
Janji Prabowo Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia Usai Temui Carmen H2H di Seoul
-
Misteri Absennya Tim Hukum Nadiem Makarim, Sidang Korupsi Chromebook Sengaja Diulur?
-
Dasco: Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun Ini Banyak Terobosan, Jemaah Nyaman
-
Seskab Teddy: Cuma 5 Km dari Kantor Saya Ternyata Banyak Anak-anak Tidak Pernah Sekolah
-
6 Minggu 'Menghilang', Kemana Mojtaba Khamenei?