Suara.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca di wilayah DKI Jakarta pada Senin, 8 September 2025, akan bervariasi dari cerah berawan hingga hujan ringan.
Menurut unggahan resmi BMKG, pada pagi hari, enam wilayah di Jakarta, termasuk Jakarta Barat, Timur, Pusat, Utara, Selatan, dan Kepulauan Seribu, akan didominasi cuaca berawan hingga cerah berawan. Suhu udara pagi hari diperkirakan berkisar antara 26 hingga 32 derajat Celcius.
Pada siang hari, langit Jakarta diperkirakan akan lebih berawan, bahkan berawan tebal di beberapa lokasi, dengan suhu udara rata-rata mencapai 30-33 derajat Celcius. Suasana akan terasa cukup panas dan gerah. Pada sore hari, cuaca kembali cerah berawan, memberikan sedikit kelegaan.
Potensi Hujan di Malam Hari
Meskipun sebagian besar hari akan cerah dan berawan, BMKG memprakirakan adanya potensi hujan ringan di beberapa wilayah pada malam hari.
Tiga wilayah yang berpotensi diguyur hujan ringan adalah Jakarta Barat, Jakarta Timur, dan Jakarta Selatan. Sementara itu, wilayah lainnya diperkirakan tetap berawan hingga berawan tebal.
Hujan ringan sendiri didefinisikan sebagai curah hujan kurang dari 2,5 mm per jam.
Selain prakiraan cuaca, BMKG juga merilis data suhu dan kelembapan. Suhu udara di Jakarta hari ini diperkirakan berkisar antara 24-33 derajat Celcius, dengan kelembapan mencapai 47-78 persen.
Kondisi ini membuat udara terasa cukup panas, terutama pada siang hingga sore hari.
Baca Juga: Aksi Dini Hari Wapres Gibran: Ronda Bareng Warga, Pastikan Jakarta Aman Pasca-Demo
Kecepatan angin diperkirakan sekitar 7-8 kilometer per jam, kecuali di Kepulauan Seribu yang bisa mencapai 13 km per jam.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan di tengah cuaca panas, dengan cara memperbanyak minum air putih dan menggunakan pelindung diri saat beraktivitas di luar ruangan.
Berita Terkait
-
Jakarta Darurat Perundungan? Rano Karno Soroti Data Kekerasan Anak
-
Gubernur Pramono Umumkan Monas Terbuka untuk Acara Keagamaan
-
Pastikan Jakarta Sudah Aman, Pramono Anung: Silakan Bikin Acara
-
Gerhana Bulan Total Langka 7 September 2025 Jam Berapa? Ini Jadwal Lengkap WIB-WIT
-
Jadwal SIM Keliling Jakarta Timur dan Barat: Layanan untuk Perpanjang SIM A dan C
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!
-
Mirip-mirip One Piece, Wibu Jogja Sebut Penguasa Saat Ini Menindas Rakyat Kecil
-
Sambil Menangis, Kepala BGN Ungkap Kekecewaan: Saya Tak Tega, Niat Baik Prabowo Dikhianati
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Komunitas Muratara Bernafas: Penertiban PETI Percuma Tanpa Penataan Wilayah dari Pemerintah
-
Peneliti UGM Pastikan Api di Rumah Sleman Bukan dari Gas Alam, Lalu Apa Pemantiknya?
-
Turun ke Posko dan SMAN 3 Semarang, Ahmad Luthfi Pastikan SPMB Jateng Berjalan Lancar
-
Siapa ANH? Pria yang Ditetapkan Sebagai Tersangka karena Bawa Bom Molotov saat Demo 12 Juni
-
Peneliti UGM Tamatkan Misteri Rumah Api di Sleman: Bukan Dipicu Gas Alam atau Medan Elektromagnetik