- Dito Ariotedjo malah mengaku bersyukur setelah resmi dicopot sebagai Menpora
- Dia mengaku sudah tahu adanya rencananya reshuffle kabinet di pemerintahan Prabowo.
- Namun, belum diketahui sosok yang menggantikan Dito Ariotedjo sebagai Menpora.
Suara.com - Ario Bimo Nandito Ariotedjo atau Dito Ariotedjo mengaku bersyukur meski dirinya resmi dicopot oleh Presiden Prabowo Subianto dari jabatan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora).
Dia mengeklaim sudah tahu soal adanya rencana perombakan kabinet alias reshuffle sejak Senin pagi sebelum diumumkan secara resmi, pada sore harinya. Dia pun mengaku legawa melepas jabatan Menpora.
“Alhamdulillah, hari ini saya menyelesaikan masa jabatan saya sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga untuk masa bakti di kepemimpinan Bapak Prabowo-Gibran,” ujar Dito dikutip dari Antara pada Selasa (9/9/2025).
Ia menuturkan Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kerja yang telah dilaksanakan selama dirinya menjabat Menpora sejak April 2023.
“Insyaallah pengganti barunya akan segera diumumkan,” ujarnya menambahkan.
Selama hampir tiga tahun menjabat, Dito menyebut telah melakukan transformasi di bidang olahraga dan kepemudaan. Ia berharap Menpora berikutnya dapat melanjutkan berbagai program yang telah berjalan.
“Kita lihat bagaimana ekosistem olahraga dan juga pergerakan anak muda sekarang lebih baik. Saya harap pengganti saya bisa meneruskan apa yang sudah dilakukan dan belum tuntas,” ujar politikus Partai Golongan Karya itu.
Dito mengungkapkan pelantikan penggantinya semestinya digelar pada Senin sore, namun khusus untuk posisi Menpora masih menunggu keputusan lebih lanjut dari Presiden.
Ketika ditanya mengenai alasan pencopotannya, Dito menegaskan hal itu merupakan hak prerogatif Presiden.
Baca Juga: Minta Maaf usai Sindir Tuntutan 17+8, Menkeu Purbaya: Kalau Kata Bu Sri Mulyani Gaya Saya Koboi!
“Itu hak prerogatif Bapak Presiden, jadi kita tidak tahu. Kalau ada kekurangan dalam kebijakan tentu ada evaluasinya. Kami terima saja. Kami ini prajurit, di mana pun siap ditugaskan,” kata Dito.
Berita Terkait
-
Minta Maaf usai Sindir Tuntutan 17+8, Menkeu Purbaya: Kalau Kata Bu Sri Mulyani Gaya Saya Koboi!
-
Senang Ayahnya 'Lengserkan Agen CIA', Kelakuan Yudo Sadewa Disorot: Mirip Mario Dandy?
-
Pandji Pragiwaksono Blak-blakan Skakmat Menkeu Baru Purbaya: Yang Gini-gini Bikin Orang Demo!
-
Ucapan Nyelekit Menkeu Purbaya Bikin Joko Anwar Syok, Publik Ikut Geram: Kata-katamu Setajam Silet!
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura
-
Roy Suryo dan dr Tifa Sakit Usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Gibran: Semoga Segera Sembuh!
-
Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!
-
Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser
-
Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal
-
Penyintas Bencana di Pidie Jaya Ubah Dana Stimulan Jadi Modal Usaha
-
Mulai Besok! Eks Karyawan Hotel Sultan Wajib Lapor ke Posko GBK Demi Kepastian Nasib
-
'Efisiensi Tebang Pilih', Ekonom CELIOS: Dana Transfer Dipangkas Bikin Daerah Mandul!
-
Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga
-
Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng