Suara.com - Polisi Militer Kodam Jayakarta (Pomdam Jaya) tengah mendalami dugaan keterlibatan anggota TNI dalam kasus penculikan dan pembunuhan kepala cabang bank BUMN, Muhammad Ilham Pradipta (MIP). Penyelidikan internal ini berjalan di tengah pengungkapan kasus oleh Polda Metro Jaya yang telah menangkap belasan pelaku, termasuk otak kejahatan.
Komandan Pomdam Jaya, Kolonel Cpm Donny Agus Priyanto, mengonfirmasi penyelidikan tersebut.
"Betul, saat ini sedang kita dalami terkait dugaan keterlibatannya," kata Donny saat dikonfirmasi melalui pesan elektronik, Rabu (10/9/2025).
Namun, Donny enggan merinci berapa jumlah anggota yang sedang didalami keterlibatannya dalam perkara ini.
Sebelumnya, Polda Metro Jaya telah meringkus sejumlah pelaku, termasuk aktor intelektual di balik kejahatan ini, yakni Dwi Hartono (DH), seorang pengusaha bimbingan belajar (bimbel) online.
"Saudara DH adalah seorang pengusaha atau salah satu bidang usahanya adalah bimbel online," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi beberapa waktu lalu.
Dwi Hartono ditangkap oleh tim gabungan Polda Metro Jaya di Solo, Jawa Tengah, pada Sabtu (23/8) bersama dua tersangka lain, YJ dan AA. Sehari setelahnya, Minggu (24/8), pelaku lainnya berinisial C juga dibekuk di Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara. Hingga kini, total 15 orang telah ditangkap terkait kasus ini oleh Subdit Resmob dan Subdit Jatanras Polda Metro Jaya.
Penculikan dan pembunuhan terhadap MIP terjadi sesaat setelah korban menggelar pertemuan dengan rekan kerjanya di salah satu pusat perbelanjaan di Pasar Rebo, Jakarta Timur, pada Rabu (20/8/2025). Dalam rekaman CCTV, korban terlihat diculik oleh beberapa orang dan dimasukkan ke dalam sebuah mobil berwarna putih.
Baca Juga: Tangis Ibu Delpedro Pecah di Rutan Polda Metro: Anak Saya Bukan Penjahat, Bukan Koruptor!
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- Resmi Gabung Persib, Bojan Hodak Ungkap Jadwal Latihan Kurzawa dan Kedatangan Markx
Pilihan
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
-
IHSG Anjlok Hampir 8 Persen Gegara MSCI, BEI: Kita Melakukan Segala Effort
Terkini
-
Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Curhat Pimpinan KPK ke DPR: Alat Kurang Canggih Jadi Hambatan Utama OTT
-
Animo Tinggi, PDIP Minta Kemensos 'Gaspol' Bangun Sekolah Rakyat
-
KND Kawal Hak Atlet Disabilitas, Kontingen Indonesia Raih 135 Emas di ASEAN Para Games 2025
-
Ketua DPRD DKI Kawal Janji Pramono Lepas Saham Perusahaan Bir, Kaji Opsi Tukar Guling
-
Jadi Ipar Presiden RI, Soedradjad Djiwandono Ngaku Kudu Hati-hati Komentari Masalah Dalam Negeri
-
Kali Ciliwung Meluap, 11 RT di Jakarta Terendam Banjir
-
'Awal Tahun yang Sempurna', Daftar 4 Kritik Adian Napitupulu Terhadap Pemerintahan Prabowo
-
Setyo Budiyanto Jelaskan Alasan KPK Ubah Aturan Gratifikasi: Nilai Rupiah Harus Disesuaikan
-
Penuhi Kebutuhan Korban Banjir di Pemalang, Kemensos Dirikan Dapur Umum dan Distribusi Bantuan