- Ibu Delpedro mengatakan anknya bukan penjahat dan koruptor
- Bivitri saat di lokasi mencoba menangkan Magda
- Delpedro telah ditetapkan tersangka dengan tudingan melakukan provokasi saat aksi demonstrasi 25 Agustus lalu.
Suara.com - Isak tangis dari ibu Direktur Lokataru Delpedro Marhaen, Magda Antista, pecah di pelukan pakar hukum tata negara, Bivitri Susanti.
Pantauan Suara.com, tangisan Magda tak terbendung saat koalisi masyarakat sipil ingin menjenguk Delpedro di dalam ruang tahanan Direktorat Krimum Polda Metro Jaya.
“Anak saya bukan penjahat, anak saya bukan koruptor, cuma mau bela rakyat,” kata Magda saat dipelukan Bivitri, Rabu (10/9/2025).
Sementara, Bivitri saat di lokasi mencoba menangkan Magda. Sesekali Bivitri juga mengusap punggung Magda, mencoba menenangkannya.
Sebelumnya, Direktur Lokataru Delpedro Marhaen ditangkap oleh Polda Metro Jaya.
Delpedro kekinian telah ditetapkan sebagai tersangka dengan tudingan melakukan provokasi saat aksi demonstrasi 25 Agustus lalu.
Selain Delpedro, polisi juga menjerat lima tersangka lainnya, yakni Mujaffar, Suafan Husain, Khariq Anhar, RAP, dan FL.
Kelimanya merupakan admin dari akun-akun yang memprovokasi para pelajar agar turun ke jalan dan yang melakukan aksi vandalisme.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, mengatakan keenam tersangka disebutkan memiliki perannya masing-masing.
Baca Juga: Yusril Kunjungi Tahanan Demo di Polda Metro, Temukan Banyak yang Belum Didampingi Pengacara
Dibesuk Yusril
Sebelumnya Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra telah membesuk 68 orang yang ditahan Polda Metro Jaya terkait demonstrasi pada Agustus lalu yang berujung rusuh di berapa lokasi di Jakarta.
Salah satu tahanan yang dibesuk oleh Yusril adalah Direktur Lokataru Foundation, Delpedro Marhaen. Agenda besukan terhadap para tahanan itu juga dibagikan oleh Yusril ke akun X pribadinya pada Selasa (9/9/2025).
Dalam unggahanya, Yusril menyebut alasannya membesuk orang-orang yang ditahan terkait demonstrasi rusuh itu karena untuk memastikan apakah kepolisian mengedepankan soal perlindungan HAM terhadap para tahanan.
"Saya dan Wamenko Kumham Imipas Otto Hasibuan pagi tadi mengunjungi 68 tahanan terkait demo di Jakarta akhir Agustus untuk memastikan ketentuan Hukum Acara Pidana dan Perlindungan HAM dipenuhi oleh aparat
Penegak Hukum di Polda Metro Jaya," tulis Yusril dikutip pada Selasa.
Yusril juga mengaku sempat berdialog dengan Delpedro yang kini mendekam di rumah tahanan Polda Metro Jaya atas tudingan memprovokasi pelajar dan anak-anak untuk melakukan kerusuhan di Jakarta saat demonstrasi meletus pada Agustus lalu.
"Kami juga menyempatkan untuk berdialog dengan Delperdo Marhaen, Ketua Yayasan Lokataru yang menjadi salah satu tahanan di Rutan Polda tersebut," ujarnya.
Berita Terkait
-
Demo 10 September 2025: Aktivis-Mahasiswa Demo di Polda Metro Buntut Penangkapan Delpedro Cs
-
Jejak Karier Irjen Asep Edi Suheri yang Dituntut Mundur: Punya Prestasi Mentereng
-
Melawan Kritik dengan Kekuatan Negara? TNI Dikecam Keras Karena Laporkan Ferry Irwandi!
-
Yusril Temui Direktur Lokataru di Tahanan, Jamin Proses Hukum Akan Diawasi
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
Menteri Perang Amerika ke Iran: Kalau Perlu Negosiasi Pakai Bom, Kami Lakukan
-
Pertamax Tembus Rp16.250! Ojol dan Mahasiswa Menjerit Terpaksa Turun Kelas ke Pertalite
-
Perang Lanjut! Serangan Balasan Iran Bobol Pangkalan Udara Israel, Hanggar Jet Tempur Luluh Lantak
-
'Bapak dan Anak Saya Juga Prajurit!' Isak Warga Diusir Paksa dari Asrama Eks Yon Zikon Lenteng Agung
-
Aksi Koboi Kades: Panjat Pagar dan Todong Pistol ke Warga Bekasi, Kini Disidik Polisi
-
Menenun Harapan Perempuan Penenun di Timur Indonesia Bersama Giro Kartini
-
Khofifah Bangga Program ADEM Cetak Generasi Papua Berprestasi, 51 Murid Lolos PTN
-
Lagi Ujian Diciduk Polisi! 2 Pelajar Palmerah Ditangkap usai Bacok Siswa SMK secara Acak
-
Satgas PRR Minta Optimalisasi TKD dan Hibah Antardaerah Tak Terhambat Birokrasi
-
Buntut Kasus Hanania, Menteri Haji: Sekarang Semua Travel Wajib Akreditasi!