Suara.com - Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad melakukan pertemuan empat mata di Istana Merdeka, Rabu (10/9/2025).
Pertemuan ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan respons langsung terhadap gelombang tuntutan rakyat yang masif beberapa waktu terakhir.
Dasco, yang datang mewakili lembaga legislatif, secara resmi melaporkan serangkaian kebijakan "pengencangan ikat pinggang" yang telah disepakati oleh seluruh fraksi di Senayan.
Kebijakan ini merupakan jawaban parlemen atas "17+8 Tuntutan Rakyat" yang menuntut reformasi dan efisiensi anggaran negara.
Pertemuan itu diabadikan melalui unggahan akun Instagram resmi Sekretariat Kabinet.
Dalam foto yang dirilis, Prabowo yang mengenakan kemeja safari cokelat khasnya tampak serius berdiskusi.
Sementara Dasco yang berpenampilan formal dengan kemeja putih dan jas hitam, juga menampilkan mimik serius.
Menurut keterangan yang disampaikan Sekretaris Kabinet, Letkol Teddy Indra Wijaya, agenda pertemuan tersebut mencakup isu-isu strategis nasional.
"Dalam pertemuan tersebut dibahas berbagai hal, mulai dari perkembangan terkini di Tanah Air, hingga sejumlah program prioritas dan kebijakan pemerintah," kata Teddy.
Baca Juga: Raffi Ahmad Masuk Bursa Menpora: Dukungan, Kritik, dan Spekulasi Politik
Namun, titik krusial dari pertemuan ini adalah momen saat Presiden menerima laporan spesifik dari pimpinan DPR.
Laporan ini menjadi bukti tekanan publik telah sampai ke telinga para pengambil kebijakan di level tertinggi.
"Presiden Prabowo juga mendapatkan laporan terkait berbagai poin keputusan yang telah disepakati di DPR dalam beberapa hari terakhir ini," tambah Teddy.
Era Baru DPR?
Langkah yang diambil DPR ini terbilang drastis dan menyentuh langsung "zona nyaman" para wakil rakyat.
Dasco, dalam konferensi pers sebelumnya di kompleks parlemen, telah membeberkan enam poin kesepakatan yang kini telah berada di meja Presiden Prabowo. Berikut adalah rinciannya:
Berita Terkait
-
Raffi Ahmad Masuk Bursa Menpora: Dukungan, Kritik, dan Spekulasi Politik
-
Dasco Sambangi Prabowo di Istana, Lapor Perkembangan Terkini di Tanah Air hingga Keputusan DPR
-
CEK FAKTA: Presiden Prabowo Cairkan Bansos Rp 7 Juta per NIK, Benarkah?
-
Berapa Lama Sri Mulyani Jadi Menteri Keuangan? Debut di Era SBY, Dicopot oleh Prabowo
-
Definisi Self Love Level Menteri: Budi Arie Posting Ucapan 'Terima Kasih' Buat Dirinya Sendiri
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
WNI Terlibat Jaringan Scam di Kamboja, Anggota Komisi XIII DPR: Penanganan Negara Harus Berbasis HAM
-
Ahmad Ali PSI Luruskan Tafsir Podcast: Gibran Adalah Wapres Potensial, Bukan Lawan Politik Prabowo
-
Dittipideksus Bareskrim Sita Dokumen hingga Data Transaksi dari Penggeledahan PT DSI
-
Pakar Hukum Desak RUU Perampasan Aset Disahkan pada 2026
-
PDIP Gelar Natal Nasional Bersama Warga Terdampak Bencana: Berbagi Pengharapan dan Sukacita
-
DVI Tuntaskan Identifikasi Korban Pesawat ATR 42-500, Seluruh Nama Sesuai Manifest
-
Angin Kencang Terjang Kupang, 25 Rumah Warga Rusak dan Timbulkan Korban Luka
-
Akademisi UI Ingatkan Risiko Politik Luar Negeri RI Usai Gabung Dewan Perdamaian Gaza
-
PSI Percayakan Bali kepada I Wayan Suyasa Eks Golkar, Kaesang Titipkan Harapan Besar
-
Cegah Stres di Pengungsian, KDM Siapkan Rp10 Juta per KK untuk Korban Longsor Cisarua