- Bupati Bogor Menekankan Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik dan Tanggung Jawab ASN
- Aturan Tidak Hanya Soal Gaya Hidup, tetapi Juga Integritas dan Perilaku Digital
- Pemerintah Kabupaten Bogor Melarang Keras ASN-nya untuk Pamer Kekayaan
Suara.com - Surat Edaran (SE) yang dikeluarkan Bupati Bogor Rudy Susmanto tentang larangan 'flexing' bagi ASN menjadi sorotan.
Namun, di balik instruksi utama untuk tidak pamer kemewahan, ada beberapa fakta menarik yang membuat aturan ini lebih dari sekadar imbauan biasa.
1. Bukan Cuma Dilarang Pamer, Jalan-Jalan ke Luar Negeri Juga Disuruh Tunda
Fakta paling mengejutkan dari surat edaran ini adalah instruksinya yang sangat spesifik dan melampaui sekadar larangan pamer di media sosial.
Secara eksplisit, SE tersebut meminta ASN untuk "menunda perjalanan ke luar negeri".
Ini adalah intervensi langsung terhadap rencana pribadi para pegawai, menunjukkan keseriusan Pemkab Bogor dalam menekan gaya hidup yang dianggap berlebihan dan tidak peka terhadap kondisi sosial masyarakat.
2. 'Satu Paket' dengan Larangan Sebar Hoaks dan Ujaran Kebencian
Ternyata, 'surat sakti' ini tidak hanya mengurus soal harta dan gaya hidup. Bupati Rudy Susmanto mengemas larangan flexing dalam satu paket aturan komprehensif tentang perilaku di dunia digital.
Selain tidak boleh pamer, ASN juga diwajibkan menghindari segala bentuk provokasi, ujaran kebencian, dan penyebaran berita bohong (hoaks).
Baca Juga: Ini Isi Surat Sakti Bupati Bogor untuk ASN Hedon, Larangan Pamer Harta dan Gaya Hidup Mewah
Ini menunjukkan bahwa Pemkab Bogor memandang perilaku hedonisme dan perilaku digital yang negatif sebagai dua sisi mata uang yang sama-sama merusak citra abdi negara.
3. Aturan Lengkap dari Dunia hingga Akhirat
Surat Edaran ini bisa dibilang sebagai panduan etika yang sangat lengkap. Aturannya tidak hanya menyentuh aspek duniawi seperti larangan pamer harta dan kewajiban melayani publik dengan humanis.
Di bagian penutup, surat ini juga masuk ke ranah spiritual dengan mengajak ASN untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan sesuai agama masing-masing.
Dengan demikian, SE ini secara unik mencoba mengatur perilaku ASN secara holistik, mulai dari cara mereka bergaya, berinteraksi, hingga berdoa.
Tag
Berita Terkait
-
Ini Isi Surat Sakti Bupati Bogor untuk ASN Hedon, Larangan Pamer Harta dan Gaya Hidup Mewah
-
Lita Gading Semprot Nafa Urbach Bingung Sebut Gelar Sahroni: Sekolah Cuma Sampai Gerbang Ya?
-
Cara Buat Foto Miniatur Viral dengan Efek Kapsul Pakai Gemini AI
-
Ada yang Surati Perusahaan Salsa Erwina di Denmark, Dituduh Sebagai Provokator
-
Cara Mudah Edit Foto Viral Hitam Putih Sinematik Ala Fotografer, Modal Prompt AI
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
- Syifa Hadju Anak Siapa? Ayah Kandung Dikabarkan Siap Jadi Wali Nikah
Pilihan
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
-
Profil Mohammad Jumhur Hidayat, Aktivis Buruh yang Kini Jadi Menteri Lingkungan Hidup
-
Prabowo Kocok Ulang Kabinet: Jumhur Hidayat Dilantik Jadi Menteri LH hingga Dudung Jabat Kepala KSP
-
Jumhur Hidayat Tiba di Istana Dikabarkan Jadi Menteri LH: Banyak Tugas, Harus Kerja Keras
Terkini
-
Jumhur Hidayat Masuk Kabinet, Tegaskan Dirinya Bukan Terpidana
-
Tak Berkutik! 2 Pelaku Teror Air Keras di Cengkareng Diringkus Usai Aksinya Viral
-
KAHMI Minta Laporan ke Jusuf Kalla Dicabut, Doli: Jangan Diadu Domba
-
MBG Jadi Andalan, Cak Imin Klaim Kemiskinan Ekstrem Turun Signifikan
-
Cash For Work Jadi Bagian Strategi Satgas PRR, 658 Lokasi Sudah Bebas Lumpur
-
Wamendagri Ribka Haluk Dorong RKPD 2027 Papua Pegunungan Selaras Prioritas Nasional
-
Cak Imin Minta Masyarakat Sabar, Pemerintah Fokus Bereskan Kemiskinan Ekstrem
-
Pengeroyok Anggota TNI di Stasiun Depok Ternyata Mabuk, Satu Pelaku Masih Buron!
-
Rocky Gerung 'Cengengesan' Bareng Seskab Teddy di Istana, Ungkap Soal Bahasa Tubuh
-
Reformasi Polri Mandek, Koalisi Sipil Desak Prabowo Segera Bertindak