Suara.com - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud Md mengatakan bahwa Eks Menteri Keuangan, Sri Mulyani sebelum akhirnya direshuffle sudah mengajukan pengunduran diri.
Namun menurut keterangan Mahfud, dua kali permohonan pengunduran diri Sri Mulyani tak kunjung dikabulkan oleh Presiden Prabowo Subianto.
“Saya mendengar beliau (Sri Mulyani) kalau yang dari dulu ya saya dengar juga tapi belum mendalami apakah itu benar, tapi yang akhir – akhir terkait sampai pemecatannya ini saya mendengar bahwa beliau memang sampai dua kali minta mengundurkan diri kepada Presiden Prabowo,” terang Mahfud, dikutip dari youtube Leon Hartono, Kamis (11/9/25).
“Tapi belum dikabulkan, sampai akhirnya direshuffle itu,” tambahnya.
Mahfud menilai bahwa Sri Mulyani adalah sosok yang professional, kompeten hingga memiliki integritas yang bagus. Bahkan track record-nya juga diakui oleh Mahfud sangat luar biasa.
Dengan segala pengorbanan yang diberikan Sri Mulyani untuk Indonesia itulah, menurut Mahfud yang membuat sang mantan Menkeu kecewa dengan balasan penjarahan.
“Tapi kalau bicara tentang syarat tata pemerintahan tadi, Bu Sri Mulyani itu memenuhi 3 syarat yang diperlukan untuk menjabat. Pertama profesionalismenya dia sangat kompeten, kedua track recordnya luar biasa di nasional maupun internasional, integritasnya juga bagus saya kenal dengan dia,” urai Mahfud.
“Sehingga beliau sangat kecewa kenapa rumah nya sampai dijarah seperti itu, negara tidak memberi perlindungan yang cukup,” imbuhnya.
Mahfud menyayangkan dengan kasus penjarahan yang terjadi di rumah Sri Mulyani.
Baca Juga: APBN 2026 Dikaji Ulang, Indonesia Upayakan Penurunan Tarif AS
Menurutnya pejabat – pejabat sensitif seperti Sri Mulyani harusnya dijaga dengan ketat, terlebih sudah terjadi penjarahan di rumah anggota DPR, Ahmad Sahroni hingga Eko Patrio.
“Ya tentu kalau negara bisa bilang itu kan terjadi tiba – tiba, tapi semestinya antisipasi kan, kalau sudah terjadi di rumahnya Sahroni, mestinya ditempat – tempat pejabat gitu dijaga,” ucapnya.
“Tapi di rumah dia itu ketika terjadi penjarahan pertama dia telfon ke pejabat berwenang, dikirim TNI tapi sedikit. Tapi 2 jam kemudian datang lagi penjarahan baru dikirim TNI agak banyak. Tapi sudah terjadi penjarahan juga,” tambahnya.
Mahfud mengatakan bahwa Sri Mulyani memahami orang – orang yang menjarah rumahnya adalah orang – orang yang membutuhkan.
Namun Sri Mulyani rupanya menyayangkan penjagaan dari aparat yang kurang, sehingga kebobolan begitu saja.
“Ya yang saya dengar keluhannya ‘saya nggak papa sih itu orang menjarah itu mungkin karena butuh. Tapi saya tetap kecewa karena penjagaan dari aparat kurang, yang kedua saya disamakan dengan Sahroni’ haha gitu,” terang Mahfud.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Profil Mohammad Jumhur Hidayat, Aktivis Buruh yang Kini Jadi Menteri Lingkungan Hidup
-
Prabowo Kocok Ulang Kabinet: Jumhur Hidayat Dilantik Jadi Menteri LH hingga Dudung Jabat Kepala KSP
-
Jumhur Hidayat Tiba di Istana Dikabarkan Jadi Menteri LH: Banyak Tugas, Harus Kerja Keras
-
Jenderal Dudung Masuk Kabinet Prabowo Sore Ini? Daftar 6 Orang Reshuffle Menteri
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
Terkini
-
Sah! Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH, Hanif Faisol 'Turun Tahta' Jabat Wamenko
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
-
Target Kemiskinan Ekstrem Nol Persen di 2026 Dinilai Berat, Cak Imin: Waktunya Sangat Sempit!
-
1.200 Personel Amankan Persija vs Persis di GBK Malam Ini: Suporter Dilarang Bawa Flare
-
Polisi Buru Pelaku Pembakaran Sopir Angkot Tanah Abang, Identitas Sudah Dikantongi
-
Profil Mohammad Jumhur Hidayat, Aktivis Buruh yang Kini Jadi Menteri Lingkungan Hidup
-
Jumhur Hidayat Dikabarkan Jadi Menteri LH, 'Hadiah' Prabowo Bagi Buruh Jelang May Day?
-
Jadi Kepala Bakom RI, Qodari Ceritakan Detik-detik Ditelepon Seskab Teddy
-
Dipanggil ke Istana, Dudung Abdurachman Siap Dilantik: Saya Prajurit, Perintah Presiden Harus Siap
-
Prabowo Kocok Ulang Kabinet: Jumhur Hidayat Dilantik Jadi Menteri LH hingga Dudung Jabat Kepala KSP