“Disamakan dengan Sahroni itukan nggak enak, haha. Dia nangis di situ, katanya. Kalau katanya ini artinya dari sumber – sumber yang pernah bertemu langsung dengan bu Sri Mulyani.” Imbuh Mahfud.
Sementara itu, menurut Mahfud keterlambatan pemerintah mengatasi kasus penjarahan rumah Menteri Kabinet Merah Putih ini karena tidak menduga dengan peristiwa besar yang akan terjadi.
“Saya kira alasannya sederhana kalau saya, mungkin orang tidak menduga. Sehingga penjagaannya biasa saja,” ujarnya.
“Seperti misalnya kalau saya dulu waktu jadi Menkopolhukam ada standar yang jaga rumah itu 4 orang, kalau dalam keadaan normal. Mungkin kalau Bu Sri Mulyani dianggap bersih, tidak akan apa – apa, gitu kira – kira kalau alasan sederhananya. Tapi kok tiba – tiba datang, baru minta bantuan,” tambahnya.
Mahfud menegaskan bahwa sudah seharusnya pemerintah memberi fasilitas penjagaan yang ketat untuk para Menteri – Menteri yang sensitif.
“Kalau sudah ada peristiwa Sahroni sudah dijarah, Eko dijarah, mestinya di rumah Menteri – Menteri yang sensitif dengan itu mestinya diperkuat,” tegasnya.
Kontributor : Kanita
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Apa itu Whip Pink? Tabung Whipped Cream yang Disebut 'Laughing Gas' Jika Disalahgunakan
Pilihan
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
Terkini
-
Praswad Nugraha: Tak Boleh Ada Wilayah Kebal di Pemeriksaan Kasus Kuota Haji
-
Permudah Evakuasi Area Tanah Longsor Bandung Barat, BMKG Lakukan Modifikasi Cuaca di Jabar
-
Dipilih Jadi Calon Hakim MK, Adies Kadir Mundur dari Partai Golkar
-
Kasatgas Tito Pastikan Layanan Kesehatan di Tiga Provinsi Pascabencana Pulih 100 Persen
-
Novel Bamukmin Ungkap 5 Candaan Salat Pandji Usai Diperiksa Polisi, Apa Saja?
-
Gantikan Arief Hidayat, Komisi III DPR Setujui Adies Kadir Jadi Calon Hakim Konstitusi
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Minta Dihukum Mati, KPK Langsung Ingatkan soal Ini
-
'Saya Terima Rp 1,8 Miliar', Pengakuan Pejabat Kemnaker Soal Duit Panas Sertifikat K3
-
Alasan Damai Hari Lubis Laporkan Pengacara Roy Suryo ke Polda Metro Jaya
-
Jadi Terdakwa Korupsi, Eks Wamenaker Noel: Boro-boro Nerima, Singkatan K3 Saja Saya Tidak Tahu