Bawono Kumoro, yang juga seorang pakar komunikasi politik, melihat ini sebagai momentum penting.
Ia menyoroti bahwa di tengah berbagai tantangan bangsa, keterbukaan DPR menjadi sebuah keharusan.
Dialog dengan mahasiswa, menurutnya, adalah langkah komunikasi strategis yang perlu dilembagakan.
"Kesediaan DPR RI mendengarkan pandangan dan pemikiran mahasiswa soal kondisi bangsa Indonesia saat ini, dan berbagai tantangan, juga masalah-masalah aktual, adalah terobosan komunikasi sangat bagus untuk dilakukan berkala ke depan," ungkapnya.
Bawono menambahkan, dialog semacam ini secara efektif dapat meruntuhkan sekat antara legislator dan konstituennya.
Ini adalah langkah positif untuk membangun kembali kepercayaan yang sempat terkikis.
"Dengan membuka ruang-ruang dialog seperti ini, DPR RI secara tidak langsung akan turut dapat meniadakan sumbatan-sumbatan komunikasi di masa depan antara anggota DPR RI dan konstituen mereka," katanya.
Reformasi DPR
Permintaan maaf Dasco pun tak hanya berhenti di bibir. Ia berjanji akan melakukan evaluasi dan perbaikan menyeluruh di tubuh DPR.
Baca Juga: Dasco: Pengunduran Diri Rahayu Saraswati Akan Diproses Via Mahkamah Partai
Beberapa langkah konkret bahkan langsung diumumkan, seperti penghentian tunjangan perumahan anggota dewan dan moratorium perjalanan dinas ke luar negeri sebagai wujud efisiensi dan respons atas kritik publik.
Pertemuan ini menjadi babak baru dalam dinamika politik tanah air. Apakah ini hanya sebuah langkah seremonial untuk meredam amarah sesaat, atau menjadi awal dari reformasi sejati di parlemen, waktu yang akan membuktikan.
Namun, satu hal yang pasti, pintu dialog yang sempat tertutup rapat itu kini telah terbuka.
Tag
Berita Terkait
-
Dasco: Pengunduran Diri Rahayu Saraswati Akan Diproses Via Mahkamah Partai
-
6 Poin Pertemuan Empat Mata Prabowo dan Dasco, Salah Satunya 'Era Baru DPR'
-
Dasco Sambangi Prabowo di Istana, Lapor Perkembangan Terkini di Tanah Air hingga Keputusan DPR
-
Gaji DPR Turun Drastis, Dasco: Beban Negara Berkurang, Legislator Bekerja Lebih Baik
-
Lagi Rapat dengan Driver Ojol, Dasco Dipanggil Presiden Prabowo ke Istana
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim