- Pengemudi berplat merah tersebut tampak merusak spion mobil setelah merasa mobilnya diserempet.
- Dalam video tersebut oknum aparat itu terlihat marah dan arogan.
- Pengemudi online tersebut berharap insiden ini dapat diviralkan untuk mencari keadilan atas perlakuan yang diterimanya.
Suara.com - Warganet dihebohkan dengan beredarnya sebuah video yang melibatkan seorang pengemudi kendaraan berplat merah dan seorang driver online viral di media sosial.
Pengemudi berplat merah tersebut tampak merusak spion mobil setelah merasa mobilnya diserempet.
Insiden ini terjadi pada Minggu, 14 September, sekitar pukul 18.38 WIB, di seberang Mall Permata Hijau, Jalan Panjang, Kebayoran Baru.
Kronologi kejadian diunggah oleh akun Instagram @jakarta24jam.id, dikutip Senin (15/9/2025).
"Arogan parah aparat plat merah bintang, kita lagi narik bawa barang kondisi kita di belakang bus transjakarta jalur kiri mau nurunin penumpang/naikin penumpang," tulisnya.
"Kita mau ambil kanan, posisi fortuner aparat pepet jalur kanan lalu nge dim, dan si transjakarta maju kita langsung ambil jalur kiri ada cela buat ngambil jalur kanan, dan kita dapet jalur kanan ngebut lah kita skalian ambil kiri lalu dia mepet sangking kerennya bawa mobil bintang plat merah turun gedor-gedor pintu dan matahin kaca mobil kita. Karena kita, sebelumnya udah mohon minta maaf ternyata aparat nya main kekerasan ngabisin mobil kita bantu viralin semuanya,” lanjut tulisnya pada keterangan unggahan tersebut.
Dalam video tersebut oknum aparat itu terlihat marah dan arogan hingga sampai merusak spion milik pengemudi online tersebut dan jalan begitu saja.
“Ancur woi ancur, gue viralin lo,” ucap pengemudi didalam video tersebut.
Sontak video itu menjadi viral dan menjadi perbincangan warganet.
Baca Juga: Amnesty Sebut 'Api Pati' Bisa Menjalar ke Papua dan Sulawesi Jika Menteri Prabowo Masih Sombong
Seperti yang ditulis @eric_sura**, mengatakan bahwa seorang pengemudi tersebut terlambat keluar dari mobil.
“Yah si abang keluar mobilnya pas udah jalan mobil depannya, telat keluar bang,” tulisnya pada kolom komentar tersebut.
Sama seperti yang ditulis @rzkymr**, mengatakan meski mungkin pengemudi online tersebut tidak benar membawa mobilnya, tetap tidak di benarkan untuk merusak. Karena hal itu bisa di peringatkan saja.
“Tetep gak boleh merusak ya, meskipun bawa mobilnya salah, kan bisa di peringatkan gak arogan,” tulisnya.
Pengemudi online tersebut berharap insiden ini dapat diviralkan untuk mencari keadilan atas perlakuan yang diterimanya.
Hingga saat ini, belum ada informasi resmi terkait kelanjutan dari insiden tersebut.
Berita Terkait
-
Pede Tingkat Dewa atau Cuma Sesumbar? Gaya Kepemimpinan Menkeu Baru Bikin Netizen Penasaran
-
CEO Grab Turun Tangan! Dandi, Driver Ojol Korban Demo Makassar Jadi Perhatian Utama
-
JK Buka Suara soal Kematian Driver Ojol: Polisi Harus Tindak Tegas!
-
Ketika Mobil Dinas Jadi Korban Infrastruktur yang Tak Kunjung Diperbaiki
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
-
Kisah Fendi, Bocah Gunungkidul yang Rela Putus Sekolah Demi Rawat Sang Ibu
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
Terkini
-
BMKG Waspadai Potensi Hujan Petir di Palembang dan Hujan Sedang di Sejumlah Wilayah
-
Setelah Eks Menag Ditahan, Kini Giliran Gus Alex Diperiksa KPK Hari Ini!
-
Waspada! Kakorlantas Soroti Titik Rawan Kemacetan dan Rekayasa Lalu Lintas Saat Mudik Hari Ke-4
-
Korlantas Polri Terapkan One Way Nasional Mulai 18 Maret Hadapi Puncak Mudik
-
PDIP Kritik Pengelolaan Mudik 2026, Sebut Indonesia Masih Tertinggal dari China
-
Mudik Lebaran 2026, KAI Sebut 300 Ribu Tiket Kereta Masih Tersedia
-
Bareskrim Bongkar Peredaran 14 Ton Daging Domba Australia Kedaluwarsa di Jakarta-Tangerang
-
Menlu Iran Abbas Araghchi: Tak Ada Gencatan Senjata, Pembalasan Akan Terus Berlanjut!
-
Viral! Walkot Muslim Kebanggaan Netizen Indonesia Panen Hujatan Setelah Bertemu Komunitas Yahudi
-
Momen Anwar Usman Bacakan Putusan MK Terakhir, Sampaikan Permohonan Maaf dan Pamit Jelang Pensiun