- Prabowo resmi melantik M Qodari sebagai Kepala KSP baru menggantikan AM Putranto
- Rekam jejak M Qodari yang pernah menggaungkan Jokowi tiga periode
- Aset tanah M Qodari melimpah berdasar LHKPN KPK.
Suara.com - Kabinet Presiden Prabowo Subianto kembali menghadirkan kejutan. Muhammad Qodari, nama yang tak asing lagi di kancah perpolitikan nasional, resmi dilantik sebagai Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP), menggantikan AM Putranto.
Sosok Direktur Eksekutif Indo Barometer ini dikenal sebagai analis politik yang vokal, namun juga kerap memicu kontroversi, terutama terkait hubungannya yang erat dengan Presiden Joko Widodo.
Dari 'pembisik' hingga kini duduk di lingkaran dalam istana, siapa sebenarnya Muhammad Qodari dan seberapa besar harta yang ia miliki?
Muhammad Qodari: Dari Analis Politik ke Lingkaran Inti Kekuasaan
Muhammad Qodari adalah salah satu wajah paling dikenal di dunia survei politik Indonesia. Lulusan Ilmu Politik Universitas Indonesia ini mendirikan dan memimpin lembaga survei Indo Barometer, yang kerap menjadi rujukan media dan partai politik.
Analisisnya yang tajam dan seringkali blak-blakan menjadikannya figur yang diperhitungkan. Hubungan Qodari dengan Presiden Joko Widodo bukan rahasia umum. Ia dikenal sebagai salah satu pendukung setia Jokowi, terutama di dua periode kepemimpinannya. Kedekatannya seringkali diinterpretasikan sebagai "pembisik" atau setidaknya sosok yang memiliki akses khusus ke lingkaran Istana.
Gaungkan Wacana Presiden 3 Periode
Puncaknya adalah ketika Qodari secara terang-terangan menggaungkan wacana perpanjangan masa jabatan presiden menjadi tiga periode. Sebuah ide yang sontak memicu badai kontroversi, pro dan kontra di seluruh lapisan masyarakat, dan akhirnya tenggelam. Meskipun wacana itu tak terealisasi, jejak digitalnya menunjukkan betapa sentralnya Qodari dalam diskursus politik saat itu.
Kini, dengan penunjukannya sebagai KSP di bawah pemerintahan Prabowo, Qodari kembali berada di posisi strategis. Ini menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana ia akan menyeimbangkan loyalitas lamanya dengan tugas baru di era yang berbeda.
Juragan Tanah
Setelah resmi dilantik menjadi pejabat di Istana, kekayaaan M Qodari pun tak luput menjadi sorotan publik.
Dilihat dari laman resmi KPK, total kekayaan M Qodari mencapai 261.937.383.652 atau Rp261,9 juta. Berdasar LHKPN yang tercatat di KPK, Qodari bisa dijuluki sebagai 'juragan tanah' karena memiliki ratusan bidang tanah yang tersebar dari Jakarta, Sukabumi, Lampung hingga Kota Palangkaraya.
Total nilai aset tanah dan bangunan milik Qodari mencapai Rp182.792.200.000. Nilai dari sederet aset tanah dan bangunan itu tertulis milik sendiri.
Sementara, harta bergerak lainnya tercatat sebesar Rp9.864.000.000 yang mencakup mobil jenis Toyota Kijang Innova (Tahun 2018, hasil sendiri), mobil Neta V-II Tahun 2024, hasil sendiri), mobil Wuling Air Ev Long Range (tahun 2022, hasil sendiri) dan motor Honda jenis CMX500 REBEL (tahun 2020, hasil sendiri).
Lalu, harta tidak bergerak lainnya, Qodari tercatat memiliki surat berharga Rp475.000.000, kas dan setara kas, Rp70.718.520.875 dan harta lainnya Rp11.109.280. Jika diakumulasikan mencapai Rp264.793.830.155.
Berita Terkait
-
Kekayaan Fantastis Menko Polkam Baru, Djamari Chaniago Punya Kapal Laut hingga Harley Davidson!
-
BREAKING NEWS: Prabowo Lantik Djamari Chaniago Menko Polkam, Erick Thohir Jabat Menpora!
-
Muncul di Istana usai Santer Gantikan Listyo Sigit, Komjen Dedi Prasetyo Fix Kapolri Baru?
-
Bela Kepsek Roni, Publik Skakmat Walkot Prabumulih Imbas Video Klarifikasi: Basi Lu, Mundur Aja!
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Sepatu Lari Diadora Diskon 50 Persen di Sports Station, Harga Jadi Rp200 Ribuan
- 5 Cushion Matte untuk Menutupi Bekas Jerawat dan Noda Hitam, Harga Terjangkau
Pilihan
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
Terkini
-
Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh
-
Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru
-
Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana
-
Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat
-
Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru
-
May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut
-
Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi
-
Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade
-
Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya
-
Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu