- MA ditangkap polisi di Cakung setelah membakar istrinya dan menganiaya mertuanya
- Sang istri mengalami luka bakar 50 persen, sementara ibunya luka memar akibat penganiayaan
- Pelaku kini ditetapkan tersangka dan ditahan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya
Suara.com - Pelarian MA (29) berakhir sudah. Pria yang tega menyiram bensin dan membakar istrinya hidup-hidup, sekaligus menganiaya mertuanya, berhasil ditangkap di kawasan Cakung, Jakarta Timur.
Kapolsek Cakung Kompol Widodo menyebut MA yang sempat melarikan diri usai membakar istri dan menganiaya mertuanya pada Rabu, 17 September 2025 lalu, ditangkap pada Jumat kemarin.
“Sudah tertangkap semalam di Cakung Timur dan langsung ditangani Unit PPA Polres Metro Jakarta Timur," ujar Widodo saat dikonfirmasi, Sabtu (20/9/2025).
Sementara Kasubdit Penmas Polda Metro Jaya AKBP Reonald Simanjuntak manyampaikan bahwa penyidik sejauh ini telah memeriksa dua saksi, yakni R dan EA.
Dari keterangan keduanya, MA diketahui kerap bertengkar dengan istrinya, S (33). Sikap arogan pelaku juga sudah lama membuat tetangga geram.
“Namun tidak memperdulikan sikap pelaku,” ujar Reonald.
Puncak keributan pun terjadi pada Rabu, 17 September 2025 pagi sebuah kontrakan yang mereka huni di Jalan Borobudur Raya, Kampung Pulo Jahe, Jatinegara, Cakung.
Sekitar pukul 08.30 WIB, teriakan minta tolong pecah dari kontrakan pasangan tersebut.
MY, ibu mertua pelaku, terkejut saat melihat menantunya menyulut api ke tubuh sang istri.
Baca Juga: Pahitnya Ekonomi RI: Lesunya Konsumsi Rumah Tangga Imbas Cari Pekerjaan Sulit
Saat mencoba menolong, MY justru ditendang hingga jatuh pingsan.
Kedua korban langsung dilarikan ke RS Pondok Kopi.
Sang istri mengalami luka bakar serius di wajah dan tubuh hingga 50 persen, sementara ibunya menderita bengkak dan memar di mata akibat pukulan.
Selain melukai korban, insiden ini juga membuat kontrakan tersebut ikut terbakar.
“Kerugian materil belum dapat ditaksir,” ujar Reonald.
Kini, MA telah ditetapkan tersangka dan ditahan. Ia harus mempertanggungjawabkan perbuatannya setelah pelariannya resmi berakhir di tangan polisi.
Berita Terkait
-
Ibu-Ibu yang Sering di Rumah Saja Tetap Butuh Sunscreen? Ini Kata Dokter Kecantikan
-
LocknLock Indonesia Raih Penghargaan 2 Kategori Sekaligus di Ajang Indonesia PR of The Year 2025
-
Survei ISS: Ekonomi Rumah Tangga Rapuh, Tapi Kenapa Kepuasan pada Pemerintah Tetap Tinggi?
-
7 Mobil Matic Bekas Pajak Ringan dan Irit, Solusi Cerdas Ibu Rumah Tangga
-
8 Motor Matic Bekas 8 Jutaan buat Ibu Rumah Tangga: Belanja Oke, Pede Dibawa Kongkow
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung