Wahyudin diketahui tidak memiliki alat transportasi dan mesin, harta bergerak lainnya, maupun surat berharga.
Wahyudin Moridu juga melaporkan bahwa dirinya memiliki utang sebesar Rp200.000.000, sehingga total harta kekayaan Wahyudin Moridu secara keseluruhan Rp-2.000.000 alias minus dua juta Rupiah.
Latar Belakang Keluarga Wahyudin Moridu
Wahyudin Moridu lahir pada 11 November 1995 dan menjadi anggota termuda DPRD Provinsi Gorontalo periode 2024-2029 dari Parta Demokrasi Indonesia Perjuangan alias PDIP.
Sebelumnya, ia juga pernah menduduki kursi anggota DPRD Kabupaten Boalemo periode 2019-2024, mewakili daerah pemilihan Kecamatan Tilamuta, Botumoito, dan Mananggu.
Ia merupakan anak sulung dari pasangan Darwis Moridu yang merupakan mantan Bupati Boalemo, dan Rensi Makuta yang merupakan anggota DPRD Boalemo dari PDIP. Karier Wahyudin di panggung politik tentu tidak terlepas dari pengaruh keluarganya.
Keluarga Wahyudin Moridu turut mendapat perhatian publik, terutama sosok sang ayah. Rupanya ayah Wahyudin Moridu yang diketahui bernama Darwis Moridu merupakan mantan Bupati Boalemo.
Nama Darwis Moridu juga sempat menjadi topik perbincangan karena dirinya pernah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan jalan usaha tani (JUT) di Dinas Pertanian Kabupaten Boalemo sebesar Rp2,4 miliar.
Walaupun sudah lama berlalu, jejak kasus yang melibatkan ayah Wahyudin ini kembali diangkat ke permukaan. Tak hanya Darwis, kasus korupsi proyek pembangunan JUT di Boalemo tersebut juga menyeret enam tersangka lainnya.
Baca Juga: Gaji Wahyudin Moridu, Anggota DPRD Gorontalo yang Dipecat Usai Viral Mau 'Rampok Uang Negara'
Darwis Moridu juga pernah diberhentikan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian lantaran terlibat kasus penganiayaan yang mengakibatkan kematian.
Saat itu, ayah Wahyudin Moridu ini berstatus sebagai terdakwa dalam kasus penganiayaan yang terdaftar di Pengadilan Negeri Gorontalo.
Akibatnya, Darwis pernah dipenjara selama enam bulan.
Kontributor : Rizky Melinda
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah
-
Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap
-
Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!
-
KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI