- Zamroni Azis minta maaf usai video melempar tiang mikrofon viral.
- Zamroni menegaskan bahwa insiden itu murni kekhilafan pribadi dan tanpa ada niat menyinggung pihak mana pun.
- Video yang kini jadi perbincangan hangat tersebut diketahui direkam saat acara pelantikan Kepala Kemenag Kabupaten Dompu, Najamuddin.
Suara.com - Jagat maya dihebohkan dengan beredarnya sebuah video yang menampilkan Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Nusa Tenggara Barat (NTB), Zamroni Azis, melempar gagang mikrofon.
Video berdurasi 28 detik yang viral di media sosial ini sontak menuai beragam reaksi.
Menyikapi kegaduhan tersebut, Zamroni Azis segera menyampaikan permohonan maaf secara terbuka.
Dalam klarifikasinya melalui akun Instagram resmi @kanwil_kemenag_ntb pada Minggu malam (21/9), Zamroni Azis mengungkapkan penyesalannya.
"Saya Zamroni Azis atas nama pribadi dengan penuh kerendahan hati menyampaikan permohonan maaf yang sedalam-dalamnya kepada seluruh masyarakat Indonesia," ujar dia dikutip Senin (22/9/2025).
"Khususnya masyarakat NTB, terkait dengan video yang beredar di kalangan masyarakat," katanya menambahkan.
Ia menuturkan, peristiwa tersebut murni kekhilafannya. Zamroni mengatakan dirnya tidak bermaksud untuk menyinggung pihak lain.
"Saya menyadari sepenuhnya bahwa kejadian tersebut adalah murni kekhilafan pribadi saya tanpa menyinggung siapa pun. Demikian permohonan maaf ini saya sampaikan," kata dia.
Video yang kini jadi perbincangan hangat tersebut diketahui direkam saat acara pelantikan Kepala Kemenag Kabupaten Dompu, Najamuddin, pada Jumat (19/9).
Baca Juga: Boya Mini Diluncurkan, Diklaim Mikrofon Nirkabel Terkecil di Dunia, Harga di Bawah Rp1 Juta
Insiden pelemparan tiang mikrofon oleh Zamroni Azis menjadi sorotan utama dalam rekaman tersebut.
Berita Terkait
-
Suasana Panas di Merdeka Fest Bali, Bobby SID Lempar Mic hingga Kritik Pedas
-
Wanita Tertular Herpes dari Mikrofon Karaoke, Begini Kronologi Medisnya
-
Cara Syahrini Bersih-bersih Mikrofon Sebelum Dipakai Tuai Pro-Kontra, Bagaimana Seharusnya?
-
DJI Mic Mini, Mikrofon Nirkabel Berdesain Ringkas, Baterai Tahan Lama
-
Boya Mini Diluncurkan, Diklaim Mikrofon Nirkabel Terkecil di Dunia, Harga di Bawah Rp1 Juta
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Anggota DPRD DKI beberkan kondisi memprihatinkan Flyover Pesing