- Warga penjaringan digemparkan dengan penemuan mayat bocah perempuan di sebuah kamar kos.
- Saat ditemukan, bocah AR sudah dalam kondisi membusuk.
- Kondisi mayat korban pun ditemukan dalam kondisi banjir darah dan tanpa busana.
Suara.com - Warga di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara, pada Minggu (21/9) digemparkan dengan penemuan mayat anak perempuan berinisial AR. Tragisnya, bocah berusia 8 tahun itu ditemukan tanpa busana dan sudah membusuk di dalam kamar indekos, Jalan Arwana Pejagalan.
Penemuan jasad bocah AR diungkapkan oleh Kapolsek Metro Penjaringan AKBP Agus Ady Wijaya.
"Kami mendapatkan informasi penemuan jasad dari Bhabinkamtibmas dan warga pada Minggu (21/9) sekitar pukul 00.00 WIB," ujarnya dikutip dari Antara pada Senin (22/9/2025).
Ia mengatakan saat ini pihaknya berkoordinasi dengan Tim Identifikasi Polres Metro Jakarta Utara untuk melakukan pengecekan dan pengolahan tempat kejadian perkara (TKP) awal.
Menurut dia, hasil pemeriksaan lokasi ditemukan kondisi mayat dalam kondisi terlentang bersimbah darah, baik di balik punggung korban dan darah berserakan berceceran di lantai.
Kemudian, mayat yang berada di lantai kamar ini ditemukan tanpa busana dan sudah dalam kondisi membusuk. Kondisi kamar juga ditemukan dalam keadaan berantakan.
"Tim melaksanakan pengolahan lokasi kejadian hingga pukul 04.00 WIB," kata Agus.
Kemudian, hasil keterangan sementara dari tim di lokasi, jasad korban kondisinya sudah membusuk perkiraan sudah meninggal sekitar lima hari.
"Saat ini jasad sudah dikirim ke RS Polri Kramat Jati untuk dilakukan autopsi dan kami masih menunggu hasilnya dari tim ahli di rumah sakit," ujarnya.
Baca Juga: Kembali Diperiksa KPK usai Sita Uang Rp3 Miliar, Nasib Bupati Pati Sudewo di Ujung Tanduk?
Polres Metro Jakut dan Polsek Penjaringan membentuk tim untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap penemuan mayat itu hingga tuntas dan terang benderang.
"Kami akan melakukan penyidikan dan penyelidikan yang lebih dalam lagi yang akan dipimpin oleh Kasat Reskrim Polres Metro Jakut," kata Agus.
Berita Terkait
-
Kembali Diperiksa KPK usai Sita Uang Rp3 Miliar, Nasib Bupati Pati Sudewo di Ujung Tanduk?
-
Rumah Dijarah usai Sebut Rakyat Tolol, Ahmad Sahroni Muncul di Munas IMI ala Koboi: Urat Malu Putus?
-
Dicari Publik usai Rumah Dijarah, Video Sahroni di Munas IMI Tuai Cibiran: Pulang Bang Kita Kangen
-
DPR Desak KPK Segera Tetapkan Tersangka Korupsi Haji: Kejahatan Merampas Hak Umat Beribadah!
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar