Suara.com - Nama Roy Suryo bukanlah sosok baru di dunia publik Indonesia. Ia dikenal sebagai pakar telematika, politisi, hingga mantan Menteri Pemuda dan Olahraga.
Namun, popularitasnya sering diiringi kontroversi. Salah satu hal yang kerap diperdebatkan publik adalah latar belakang pendidikannya.
Pertanyaan soal pendidikan Roy Suryo semakin ramai karena dikaitkan dengan sikap kritisnya terhadap keaslian ijazah Presiden Joko Widodo dan belakangan juga soal ijazah putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka.
Artikel ini akan membahas latar belakang pendidikan Roy Suryo, perjalanan kariernya, serta keterkaitannya dengan isu ijazah yang ramai diperbincangkan.
Pendidikan Roy Suryo
Roy Suryo diketahui menempuh pendidikan dasar di SD Netral C Yogyakarta, kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 5 Yogyakarta. Roy Suryo lalu menempuh pendidikan di SMA Negeri 3 Yogyakarta, salah satu SMA terbaik di Jogja.
Roy kemudian menempuh pendidikan tinggi di Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, salah satu kampus terbaik di Indonesia. Ia tercatat sebagai mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL).
Roy kemudian melanjutkan karir menjadi dosen diJurusan Seni Media Rekam Institut Seni Indonesia tahun 1994 hingga 004. Ia juga sempat menjadi pengajar fotografi di UGM meski bukan menjadi dosen tetap.
Karier dan Popularitas
Baca Juga: Beda Kasus Ijazah Jokowi vs Gibran: Bapak-Anak Terus Disentil Geng Roy Suryo dan Dokter Tifa
Nama Roy Suryo melejit karena sering menjadi narasumber di berbagai media, terutama ketika isu teknologi atau telematika sedang ramai. Kemampuannya menjelaskan isu-isu teknologi membuatnya dipercaya publik.
Karier politiknya dimulai saat bergabung dengan Partai Demokrat. Ia bahkan sempat menjabat sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Perjalanan ini semakin menegaskan bahwa meski tidak memiliki ijazah sarjana yang lengkap, Roy tetap mampu menembus dunia politik dan birokrasi tingkat tinggi.
Polemik Ijazah Jokowi
Salah satu isu paling kontroversial yang menyeret nama Roy Suryo adalah polemik ijazah Presiden Joko Widodo. Roy beberapa kali bersuara keras, mempertanyakan keaslian ijazah Jokowi. Sikapnya ini menuai pro dan kontra, sebab banyak pihak menilai pernyataannya tidak berdasar dan cenderung politis.
Isu ijazah Jokowi bahkan sempat masuk ranah hukum karena adanya gugatan di pengadilan. Meski pengadilan menolak tuduhan tersebut, nama Roy tetap melekat dengan kontroversi seputar ijazah presiden.
Berita Terkait
-
Beda Kasus Ijazah Jokowi vs Gibran: Bapak-Anak Terus Disentil Geng Roy Suryo dan Dokter Tifa
-
Jadi Tempat Gibran Kuliah, Kampus MDIS Sebenarnya Ranking Berapa di Singapura?
-
Ijazah Gibran Diragukan, Pakar Pendidikan Internasional Bongkar Fakta Sebaliknya
-
Duduk Perkara Polemik Ijazah Gibran yang Dipermasalahkan Roy Suryo, Benarkah Tidak Sah?
-
"Gibran, Mundur Sajalah": Rismon Minta Mendikdasmen Cabut Surat Ijazah Wapres
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT