-
Kapolri membentuk tim reformasi beranggotakan 52 orang untuk melakukan pendataan dan persiapan guna mendukung Komite Reformasi Polri yang digagas Presiden.
-
Sufmi Dasco Ahmad menilai tim internal Polri tidak bertentangan dengan komite bentukan pemerintah, melainkan justru memperkuat kerja reformasi.
-
Komisi III DPR RI siap mengawasi jalannya Komite Reformasi, sementara Mahfud MD dikabarkan menyatakan kesediaannya bergabung meski belum ada penunjukan resmi ketua.
Suara.com - Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menjelaskan mengenai tugas tim reformasi Polri yang dibentuk oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Tim beranggotakan 52 orang ini akan dibagi ke dalam sub-sub kelompok dengan fungsi utama membantu Komite Reformasi Polri yang digagas oleh Presiden.
Menurut Dasco, tim bentukan Kapolri ini bertugas melakukan pendataan dan persiapan yang akan mendukung kerja Komite Reformasi Polri bentukan Presiden.
"Saya dapat informasi tim ini adalah tim persiapan yang melakukan pendataan kemudian dibagi dalam beberapa sub kelompok yang nanti akan membantu tugas-tugas dari komisi reformasi Polri yang dibentuk presiden," kata Dasco di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Kamis (25/9/2025).
Dasco menegaskan bahwa tim reformasi internal Polri ini tidak bertentangan dengan komite reformasi yang dibentuk pemerintah.
Sebagai Ketua Harian Partai Gerindra, ia melihat pembentukan tim khusus di internal Polri sebagai langkah yang akan membantu komite reformasi secara keseluruhan.
"Menurut saya tidak ada hal yang bertentangan bahwa di internal dibuat satu tim khusus yang akan membantu komisi yang akan masuk ke dalam," tambahnya.
Dasco belum mengetahui detail keanggotaan Komite Reformasi Polri bentukan pemerintah, ia memastikan bahwa Komisi III DPR RI akan melakukan pengawasan terhadap komite tersebut.
Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memberikan isyarat kuat mengenai pembentukan komisi atau tim reformasi Polri yang akan melibatkan sejumlah tokoh penting, termasuk mantan Menko Polhukam Mahfud MD dan beberapa mantan Kapolri.
Baca Juga: Said Didu Curiga Ada 'Pembangkangan' di Tubuh Polri, Tim Reformasi Kapolri Salip Bentukan Prabowo?
Ketika ditanya mengenai kesediaan Mahfud MD untuk bergabung, Mensesneg menjawab optimis.
"Insyaallah, Insyaallah," ujar Prasetyo ditemui di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (23/9/2025).
Ia menjelaskan bahwa Mahfud menyatakan kesediaannya untuk ikut bergabung dalam tim, meskipun belum ada penunjukan resmi siapa yang akan menjadi ketua.
"Ya bersama-sama lah, belum ada yang ditunjuk siapa yang akan menjadi ketua, tapi alhamdulillah beliau menyampaikan kesediaan untuk ikut bergabung," katanya.
Kendati begitu, Prasetyo masih enggan merinci nama-nama tokoh lain yang akan bergabung dalam tim tersebut.
"Tunggu lah," jawabnya singkat saat ditanya mengenai tokoh-tokoh yang akan terlibat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Internal Politik Israel Panas! Benjamin Netanyahu Ancam Keluar dari Partai Likud
-
Polandia Pecahkan Rekor Suhu Tertinggi 40,5C, Gelombang Panas Eropa Bergerak ke Timur
-
Italia Siaga Gelombang Panas Ekstrem, Suhu Tembus 40 C Korban Jiwa Berjatuhan
-
Gempa Susulan 4,8 M Guncang Venezuela, Korban Tewas Tembus 1400 Jiwa
-
Pakar Manajemen Publik: Ambisi Politik Keluarga Jokowi Berisiko Rusak Kepercayaan Demokrasi
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Dibatalkan Sepihak oleh Kampus UI, Forum Konferensi Republik Terpaksa Pindah ke Kafe
-
Tim Jibom Polda Papua Musnahkan 2 Granat Nanas Peninggalan Perang Dunia II
-
81 Tahun Menanti, Warga Sipiongot Beri Tradisi Ini ke Bobby Nasution Usai Jalan Tembus Dibangun
-
DJKI Cermati 124 Situs Hasil Laporan Motion Picture Association