-
Seorang pria dibegal di Cakung dan terluka di punggung akibat sabetan celurit.
-
Aksi begal dilakukan oleh empat pelaku dan sempat terekam warga lalu viral di media sosial.
-
Polisi masih memburu para pelaku dan telah memeriksa dua saksi di lokasi kejadian
Suara.com - Seorang pria menjadi korban begal di kawasan Cakung Jakarta Timur, pada Kamis (25/9/2025) kemarin.
Korban mengalami luka di bagian punggung akibat sabetan senjata tajam.
Aksi pembegalan ini sempat direkam oleh warga melalui ponsel, yang kemudian diunggah di akun sosial media.
Salah satu akun yang mengunggah rekaman tersebut merupakan akun Instagram @warungjurnalis.
Dalam video, terlihat ada empat orang orang yang berboncengan motor melakukan aksi pembegalan.
Salah satu korban juga terlihat menyerang korban menggunakan celurit hingga korban tersungkur.
Saat itu, pelaku lain langsung membawa motor korban. Selanjutnya komplotan ini pergi tancap gas.
Kapolsek Cakung Kompol Widodo Saputro menuturkan peristiwa ini bermula ketika pengendara motor berinisial SK (40) melintas menggunakan sepeda motor.
Korban yang saat itu hendak belanja, diberhentikan secara paksa dengan cara dipepet oleh para pelaku.
Baca Juga: Bacok Pedagang Sayur saat Pagi Buta, Aksi Komplotan Begal Sadis di Cakung Jaktim Viral!
"Kemudian sepeda motornya diambil," kata Widodo, saat dikonfirmasi, Jumat (26/9/2025).
Widodo juga menyampaikan, jika korban mengalami luka di bagian punggung atas kejadian tersebut.
Saat ini, lanjut Widodo, pihaknya sedang melakukan perburuan terhadap para pelaku yang hingga saat ini masih buron.
Polisi juga telah menggali keterangan dari dua orang saksi yang mengetahui kejadian tersebut.
"Lagi kita cek saksi-saksi ada dua orang sekuriti di TKP. Mudah-mudahan (kita bisa tangkap). Pelaku sedang kita kejar," tandas Widodo.
Berita Terkait
-
Diduga Hendak Tawuran, Polisi Tangkap Empat Remaja Bawa Sajam Dini Hari
-
Keruk Kali Cakung Lama, Pramono Janji Tak Gusur Rumah Warga: Sama Sekali Tidak!
-
Truk BBM Seruduk 3 Ruko di Cakung Jaktim, Panji Kaget Gegara Motor Ngerem Mendadak
-
Buntut Besi JPO Hilang Dicuri, Pramono Bakal Pasang CCTV di Lokasi Rawan Pencurian
-
JPO Tipar Cakung Akhirnya Diperbaiki Setelah Viral, Dua Bulan ke Depan Tak Bisa Dilewati Warga
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Komisi III DPR RI Sayangkan Guru Honorer di Probolinggo Dipidanakan karena Rangkap Jabatan
-
Sebut Dakwaan Jaksa Tidak Terbukti, Kerry Riza Minta Pembebasan dan Pengembalian Aset
-
Tragedi NS dan Fenomena Filisida: Mengapa Rumah Jadi Ruang Berbahaya bagi Anak?
-
Kubu Kerry Riza Sebut Jaksa Paksakan Keputusan Bisnis Jadi Tindak Pidana Korupsi
-
Konflik Kartel Meksiko Geser Rantai Pasok Narkoba ke Indonesia, BNN Waspadai Jalur Alternatif
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
Jelang Vonis Korupsi Pertamina, Ketua Hakim Beri Peringatan Keras: Jangan Coba-coba Pengaruhi Kami!
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga: Kerry Adrianto Merasa Dijebak dalam Kasus Korupsi Pertamina
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan