Kini, Meta harus menjalani hari-harinya sebagai orang tua tunggal bersama dua buah hati mereka yaitu Althea Alina Pangayunan dan Alarik Almajid Pangayunan.
Kepergian Arya menjadi kehilangan besar bagi keluarga dari kedua belah pihak. Sang ayah, Ir. Subaryono, Ph.D, merupakan dosen purnabakti Fakultas Teknik Geodesi UGM, sementara mertua Arya, Prof. Basu Swastha, juga terpukul atas meninggalnya menantu yang dikenal cerdas, rendah hati, dan penuh dedikasi.
Jenazah Arya disemayamkan di rumah keluarga di Jalan Munggur, Janti, Bantul, sebelum dimakamkan.
Kronologi Penemuan Jasad Arya
Meta yang saat itu berada di Yogyakarta bersama kedua anaknya, mulai merasa cemas ketika Arya tidak merespons pesan sejak malam sebelumnya. Kecurigaan semakin memuncak ketika sang suami tak memberi kabar hingga keesokan paginya.
Ia lalu meminta penjaga kos memeriksa kamar Arya. Setelah pintu dibuka secara paksa, jasad Arya ditemukan sudah tidak bernyawa, dengan kepala tertutup lakban.
Awalnya, polisi menduga adanya unsur kekerasan. Namun, hasil penyelidikan tim gabungan Ditreskrimum Polda Metro Jaya menyebut Arya meninggal karena mati lemas, tanpa adanya indikasi tindak pidana pembunuhan. Kesimpulan ini pun menimbulkan sejumlah pertanyaan dari pihak keluarga.
Kuasa hukum keluarga pun menegaskan bahwa langkah hukum dan politik akan terus ditempuh. Dengan menggandeng DPR RI, keluarga berharap kejanggalan-kejanggalan yang ada bisa terjawab, termasuk alasan di balik pemilihan barang bukti yang masih dianggap janggal.
Demikian itu informasi mengenai sosok Meta Ayu Puspitantri, istri Arya Daru, diplomat RI yang ditemukan tewas di kamar kosnya di Jakarta.
Baca Juga: Kematian Diplomat Arya Daru: DPR Desak Investigasi Independen dan Ekshumasi
Kontributor : Mutaya Saroh
Berita Terkait
-
Pengacar Arya Daru Pangayunan Minta Polisi Dalami Sosok Vara dan Dion, Siapa Dia?
-
Istri Arya Daru Bantah Selingkuh: Vara dan Dion? Hubungan Suami Saya Profesional
-
Misteri Kematian Arya Daru: Pengacara Desak Polisi Periksa 2 Saksi Kunci!
-
Kematian Diplomat Arya Daru: DPR Desak Investigasi Independen dan Ekshumasi
-
Istri Arya Daru Bantah Isu Selingkuh di Balik Kematian Suami: Soal Kondom, Ini Penjelasannya!
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat
-
Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel
-
Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran
-
Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur
-
Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha
-
Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar
-
9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi
-
DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan
-
Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara
-
Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau