- Motif di balik perbuatan nekat ini, Polisi menyebutkan TS khilaf dan dilanda kepanikan luar biasa.
- Meski kini berstatus tersangka, Polres Jakarta Selatan memastikan TS akan tetap mendapatkan pendampingan.
- Bayi tersebut berhasil diselamatkan dan kini dalam kondisi stabil setelah mendapat perawatan di RSUD Pasar Rebo, Jakarta Timur.
Suara.com - Sebuah kisah pilu datang dari Cipete Utara, Jakarta Selatan. Seorang ibu berinisial TS (28) harus berhadapan dengan hukum setelah membuang bayi perempuannya di saluran air.
Motif di balik perbuatan nekat ini, Polisi menyebutkan TS khilaf dan dilanda kepanikan luar biasa.
"Kalau motif khilaf. Jadi yang bersangkutan ini panik karena memang tidak ada yang tahu selain dirinya sendiri," ungkap Kepala Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Jakarta Selatan AKP Citra Ayu, Kamis (2/10/2025).
Peristiwa tragis itu terjadi pada Senin (22/9) pagi. TS, yang melahirkan seorang diri di indekosnya tanpa sepengetahuan orang lain, sontak panik saat bayinya lahir.
"Jadi kejadian ternyata pagi-pagi mules keluar (bayi), ya dia reflek, lepas, kemudian dibuang," jelas AKP Citra.
Meski kini berstatus tersangka, Polres Jakarta Selatan memastikan TS akan tetap mendapatkan pendampingan.
"Tetap kita dampingi juga karena mau bagaimana pemulihan kesehatannya juga kita kondisikan, kita perhatikan kondisinya. Kemudian kita sudah lakukan penahanan," kata AKP Citra.
Bagaimana dengan kondisi sang bayi malang? Beruntung, bayi tersebut berhasil diselamatkan dan kini dalam kondisi stabil setelah mendapat perawatan di RSUD Pasar Rebo, Jakarta Timur.
"Saat ini kita titipkan anak tersebut di Panti Dinas Sosial Balita milik DKI Jakarta," ujar AKP Citra dengan nada lega.
Baca Juga: Dikira Pajangan, Mulyono Temukan Mortir di Rumah Majikan, Sempat Dicuci dan Disikat
AKP Citra Ayu menjelaskan, kepolisian mengamankan TS pada Selasa (29/9) setelah insiden pembuangan bayi di saluran air Jalan Kirai RT 010/RW 01, Kelurahan Cipete Utara, Kecamatan Kebayoran Baru.
"Sudah kita amankan pelaku pembuangan bayi tersebut yang merupakan ibunya sendiri," tegasnya.
Penemuan bayi ini bermula dari laporan salah satu saksi berinisial S, penjaga kosan.
Ia menerima informasi penemuan bayi yang diduga dibuang dari lantai dua bagian belakang indekos. Kecurigaan semakin menguat ketika saksi menemukan bercak darah di tangga dan tembok belakang kos.
Petugas kepolisian segera mendatangi TKP dan mengamankan sang bayi.
"Alhamdulillah, bayi dalam keadaan sehat, hanya saja masih diperlukan observasi dan pengawasan dari dokter untuk lebih lanjut," tutup AKP Citra. (Antara)
Berita Terkait
-
Tangisan di Teras Rumah Pecah Hening Malam di Ciruas, Bayi Perempuan Ditinggalkan Begitu Saja
-
Hamish Daud Ada di Polres Jakarta Selatan, Ada Apa?
-
Ibunda Vadel Badjideh Drop, Batal Jenguk Anak di Tahanan Polres Jaksel
-
Dari DWP ke Kasus Pemerasan Rp5 Miliar, Budaya Setoran Polisi Makin Menggurita?
-
Nikita Mirzani Ungkap Laura Meizani Jadi Tersangka, Fitri Salhuteru Minta Polisi Segera Klarifikasi
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi
-
Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana
-
Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan
-
Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah
-
Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo
-
Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL
-
KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan
-
Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....
-
Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan
-
2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar