- Presiden Prabowo melantik Akhmad Wiyagus sebagai Wakil Menteri Dalam Negeri
- Akhmad Wiyagus merupakan Komisaris Jenderal Polisi yang pernah meraih Hoegeng Awards
- Simak perjalanan karir dan profil Akhmad Wiyagus berikut!
Setelah malang melintang di Bareskrim, Akhmad Wiyagus dipercaya mengemban jabatan strategis di tingkat kewilayahan, termasuk memimpin tiga Kepolisian Daerah (Polda) di Indonesia:
- Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Maluku (2018–2019).
- Wakapolda Jawa Barat (2019–2020).
- Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Gorontalo (2020–2022).
- Kapolda Lampung (2022–2023).
- Kapolda Jawa Barat (2023–2025).
Jabatan Bintang Tiga (Komjen)
Menjelang masa purnatugasnya dari Polri, beliau menduduki dua jabatan bintang tiga (Komjen) di Mabes Polri secara berturut-turut:
- Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi (Astamaops Kapolri) (April 2025).
- Kepala Badan Intelijen dan Keamanan (Kabaintelkam) Polri (Agustus 2025).
Jabatan Terkini
Setelah purnatugas dari Kepolisian, Akhmad Wiyagus mendapat penugasan baru di lingkungan pemerintahan.
Pada tanggal 8 Oktober 2025, Komjen Pol (Purn) Akhmad Wiyagus dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Republik Indonesia.
Penunjukannya sebagai Wamendagri diharapkan dapat memanfaatkan rekam jejaknya yang tegas dan berintegritas, khususnya dalam memperkuat aspek pengawasan dan integritas di lingkungan pemerintahan daerah.
Baca Juga: Akhmad Wiyagus Resmi jadi Wamendagri, Benjamin Paulus jadi Wamenkes
Berita Terkait
-
Singgung Kambing dan Macan, Komjen Chryshnanda: Reformasi Polri Harus Dimulai dari Pimpinan!
-
Akhmad Wiyagus Resmi jadi Wamendagri, Benjamin Paulus jadi Wamenkes
-
Resmi! Prabowo lantik Eks Kabaintelkam Peraih Hoegeng Award Akhmad Wiyagus Jadi Wamendagri
-
Minta Uang Tebusan 30 Ribu Dolar AS, Begini Kata Polisi soal Peneror Bom Sekolah NJIS Kelapa Gading
-
Bakal Dilantik Jadi Ketua Komite Percepatan Pembangunan Papua, Ribka Lepas Jabatan Wamendagri?
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
- 5 HP Infinix Termurah dengan Fitur NFC yang Canggih, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Pesan Menohok Foke soal Beasiswa LPDP: Anak Betawi Nilainya Harus 11 untuk Bisa Jadi Tuan di Jakarta
-
Ratusan Dapur MBG Di-Suspend! BGN Temukan Masalah Serius dari Menu hingga Higiene
-
Lebaran Betawi 2026 Meriah di Lapangan Banteng, Pramono: Ini Identitas Asli Jakarta
-
Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Komnas HAM Tunggu Izin Panglima TNI Periksa 4 Prajurit
-
Fakta Baru OTT di Tulungagung: Adik Bupati Juga Ikut Diamankan KPK
-
Proyek Dikebut! Stasiun JIS Siap Beroperasi Juni 2026, Warga Bisa Naik KRL Langsung ke Stadion
-
Terungkap! OTT KPK di Tulungagung Diduga Terkait Skema Pemerasan
-
OTT KPK Tulungagung: 13 Orang Dibawa ke Jakarta, Bupati Ikut Diperiksa
-
Bupati Tulungagung Kena OTT KPK, Uang Ratusan Juta Ikut Disita
-
Kasus Pegawai KPK Gadungan Peras Sahroni, Ketua KPK Minta Tunggu Hasil Pemeriksaan Polisi