- Presiden Prabowo Subianto menunjuk mantan Kabaintelkam Polri, Akhmad Wiyagus, sebagai Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri)
- Akhmad Wiyagus dikenal sebagai perwira tinggi berintegritas, dibuktikan dengan penghargaan Hoegeng Award 2022
- Pengalamannya yang luas sebagai Kapolda di tiga provinsi berbeda (Jawa Barat, Lampung, dan Gorontalo)
Suara.com - Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik Komjen Pol (Purn.) Drs. H. Akhmad Wiyagus, S.I.K., M.S.i., M.M. sebagai Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) baru di Kabinet Merah Putih.
Pelantikan yang digelar di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu (8/10/2025) ini menandai masuknya seorang jenderal dengan rekam jejak mentereng di bidang intelijen dan integritas ke dalam lingkaran pemerintahan.
Wiyagus, yang menggantikan posisi Ribka Haluk, bukanlah nama asing di dunia penegakan hukum. Sebelum memasuki masa purnabakti, ia memegang jabatan strategis sebagai Kepala Badan Intelijen dan Keamanan (Kabaintelkam) Polri.
Penunjukannya sebagai Wamendagri menjadi sorotan publik, mengingat reputasinya sebagai perwira tinggi yang bersih dan berprestasi.
Puncak pengakuan atas integritasnya adalah saat ia dianugerahi Hoegeng Award 2022 untuk kategori "Polisi Berintegritas". Penghargaan ini menjadi bukti komitmennya dalam menjaga etika dan profesionalisme selama berkarir.
Tak hanya itu, Wiyagus juga tercatat pernah bertugas di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), memperkuat citranya sebagai figur yang anti-korupsi.
Sebagaimana dilihat dari siaran langsung kanal YouTube Setpres, Rabu sore ini, prosesi pelantikan Wiyagus berlangsung khidmat, diawali dengan kumandang lagu kebangsaan Indonesia Raya.
Acara dilanjutkan dengan pembacaan Keputusan Presiden (Keppres) tentang pengangkatan wakil menteri, sebelum Presiden Prabowo memandu langsung pengucapan sumpah jabatan.
"Bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya, dengan penuh rasa tanggung jawab," ucap Wiyagus mengikuti sumpah jabatan yang didiktekan Prabowo.
Baca Juga: Prabowo Lantik Gubernur dan Wakil Gubernur Papua di Istana, Begini Sumpahnya
Pengalaman teritorialnya pun tak diragukan lagi. Jenderal bintang tiga ini pernah memimpin tiga Kepolisian Daerah (Polda) di wilayah berbeda, yakni sebagai Kapolda Gorontalo, Kapolda Lampung, hingga Kapolda Jawa Barat.
Rentetan jabatan ini memberinya pemahaman mendalam mengenai dinamika sosial dan keamanan di berbagai daerah di Indonesia, sebuah bekal penting untuk posisinya di Kementerian Dalam Negeri.
Berita Terkait
-
Prabowo Lantik Gubernur dan Wakil Gubernur Papua di Istana, Begini Sumpahnya
-
Misteri dr. Benjamin Paulus di Istana, Calon Wamenkes Baru Pengganti Dante? Ini Jawabannya
-
Bakal Dilantik Jadi Ketua Komite Percepatan Pembangunan Papua, Ribka Lepas Jabatan Wamendagri?
-
Bima Arya: PLBN Sebatik Harus Mampu Dongkrak Ekonomi Masyarakat Perbatasan
-
Wamendagri Ribka Minta 6 Provinsi di Tanah Papua Percepat Eliminasi Malaria
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
- 5 HP Infinix Termurah dengan Fitur NFC yang Canggih, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Komnas HAM Tunggu Izin Panglima TNI Periksa 4 Prajurit
-
Fakta Baru OTT di Tulungagung: Adik Bupati Juga Ikut Diamankan KPK
-
Proyek Dikebut! Stasiun JIS Siap Beroperasi Juni 2026, Warga Bisa Naik KRL Langsung ke Stadion
-
Terungkap! OTT KPK di Tulungagung Diduga Terkait Skema Pemerasan
-
OTT KPK Tulungagung: 13 Orang Dibawa ke Jakarta, Bupati Ikut Diperiksa
-
Bupati Tulungagung Kena OTT KPK, Uang Ratusan Juta Ikut Disita
-
Kasus Pegawai KPK Gadungan Peras Sahroni, Ketua KPK Minta Tunggu Hasil Pemeriksaan Polisi
-
Jakarta Jadi Kota Paling Aman ke-2 di ASEAN, Tapi Pramono Akui Masih Ada Premanisme
-
Pramono Anung Larang Ondel-Ondel Ngamen di Jalan Jakarta, Ini Alasannya
-
DPRD DKI Bentuk Pansus, Target Jakarta Bebas Sampah 2030