-
Api besar melanda kompleks Kantor Bupati Bulukumba dan membakar empat mobil dinas hingga hangus.
-
Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik di barak pekerja proyek Gedung Ammatoa yang terbuat dari bahan mudah terbakar.
-
Petugas pemadam berhasil memadamkan api dalam 30 menit, sementara polisi kini menyelidiki penyebab pasti kebakaran.
Suara.com - Langit biru di atas kompleks Kantor Bupati Bulukumba mendadak legam oleh kepulan asap hitam pekat pada Kamis (9/10/2025) siang.
Kepanikan pecah seketika saat api berkobar hebat dari sebuah bangunan semi-permanen, dengan cepat merambat dan melahap area parkir yang berada tepat di sebelahnya.
Dalam sekejap, empat unit mobil dinas milik pemerintah daerah menjadi korban, hangus terbakar hingga menyisakan kerangka.
Insiden yang terjadi sekitar pukul 14.20 WITA ini sontak menghentikan seluruh aktivitas perkantoran.
Pegawai dan warga yang berada di sekitar lokasi berhamburan keluar, sebagian panik berteriak meminta pertolongan, sementara yang lain mengabadikan momen mencekam itu dengan kamera ponsel.
Video amatir yang beredar luas di media sosial merekam betapa dahsyatnya si jago merah melumat kendaraan dan bangunan di dekatnya.
Dari mana sumber api berasal? Penyelidikan awal mengerucut pada sebuah barak pekerja proyek Gedung Ammatoa, yang lokasinya memang bersebelahan langsung dengan tempat parkir kendaraan dinas.
Anton, pengawas proyek, memberikan kesaksian kunci. Menurutnya, api pertama kali terlihat dari percikan di kabel listrik yang berada persis di atas atap barak.
“Api diduga berasal dari korsleting kabel. Di atas atap itu banyak sekali ranting dan daun kering, jadi api langsung membesar,” ungkap Anton.
Baca Juga: Solaria di Mal Ciplaz Klender Terbakar, Kebakaran Diduga Berawal dari Mesin Chiller
Kondisi diperparah oleh material barak yang seluruhnya terbuat dari kayu dan triplek, bahan yang sangat mudah terbakar.
Ditambah lagi dengan tiupan angin yang cukup kencang, api dengan cepat menjalar tak terkendali.
Para pekerja proyek sempat berusaha melakukan pemadaman dengan alat seadanya, namun upaya mereka sia-sia melawan amukan api yang semakin ganas.
Akibatnya, empat mobil dinas yang terparkir di dekatnya tak sempat diselamatkan.
Kabid Humas Pemkab Bulukumba, Andi Ayatullah Ahmad, merinci bahwa tiga dari empat mobil tersebut memang sudah dalam kondisi rusak dan sedang dalam proses untuk dilelang.
“Ada tiga unit yang memang sudah tidak terpakai, yaitu Toyota Innova, Chevrolet Spin, dan Toyota Rush. Rencananya akan dilelang,” jelas Andi Ulla, sapaan akrabnya.
Namun, satu unit lainnya adalah mobil operasional yang masih aktif digunakan, yakni sebuah Suzuki Ertiga milik Kepala Bagian Pemerintahan Setda Bulukumba.
"Mobil Pak Kabag kebetulan diparkir di sana. Api sudah terlalu besar dan cepat menjalar ke bodi mobil, jadi tidak sempat dievakuasi," tambahnya.
Tim pemadam kebakaran yang tiba di lokasi langsung berjibaku menjinakkan api.
Setelah berjuang hampir setengah jam, sekitar pukul 15.00 WITA, api berhasil dikendalikan sebelum sempat merambat lebih jauh ke bangunan utama Kantor Bupati.
Pihak kepolisian kini telah memasang garis polisi dan memulai penyelidikan mendalam untuk memastikan penyebab pasti dari kebakaran yang menimbulkan kerugian materiel yang tidak sedikit ini.
Berita Terkait
-
Solaria di Mal Ciplaz Klender Terbakar, Kebakaran Diduga Berawal dari Mesin Chiller
-
Kebakaran Hutan Dunia Meningkat Tajam, Dampak Ekonomi dan Risiko Kemanusiaan Kian Parah
-
Pabrik Kopi di Matraman Jaktim Ludes Dilumat Api, Pemicu Kebakaran karena Apa?
-
Badai Api Mengguncang Bumi: Tantangan Baru Ilmuwan di Era Pemanasan Global
-
Kebakaran di Glodok Plaza pada Sabtu Malam, Api Berkobar di Kios HP Lantai Bawah
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan
-
Ancaman Nyata dari AS hingga AI: Bagaimana RI Menjaga 'Benteng' Pembangunan Nasional di 2026?