-
Video viral memperlihatkan mempelai pria mematahkan tumpukan batako dengan kepala saat resepsi pernikahan adat Jawa.
-
Setelah gagal beberapa kali, sang istri memberi ciuman di kening yang memicu keberhasilan aksi spektakuler itu.
-
Momen tersebut menuai pujian warganet sebagai simbol kekuatan cinta dan dukungan istri bagi suaminya.
Suara.com - Sebuah resepsi pernikahan tidak hanya menjadi momen sakral penyatuan dua insan, tetapi terkadang juga panggung untuk pertunjukan yang tak terduga.
Baru-baru ini, jagat maya dihebohkan oleh sebuah video viral yang menampilkan aksi luar biasa dari seorang mempelai pria.
Bukan sekadar tarian atau nyanyian, pria ini menunjukkan kekuatannya dengan mematahkan tumpukan batako menggunakan kepalanya.
Tentu momen ini menjadi sebuah adegan yang berhasil membuat para tamu dan jutaan warganet menahan napas.
Dalam video yang beredar luas, terlihat sepasang pengantin mengenakan busana adat Jawa berwarna hitam dengan sulaman emas yang mewah.
Di depan pelaminan, telah tersusun rapi beberapa tumpukan balok batako yang kokoh. Sang mempelai pria, yang diduga seorang pesilat, bersiap untuk melakukan atraksi berbahaya tersebut.
Awalnya, usahanya tidak berjalan mulus. Ia tampak mengerahkan seluruh tenaganya, namun tumpukan batako itu tak bergeming.
Setelah beberapa kali mencoba dan terlihat mulai kelelahan, sebuah momen manis dan menyentuh terjadi.
Pria itu berjalan menghampiri sang istri yang berdiri dengan tegar di sisinya. Tanpa banyak kata, sang istri memberikan sebuah ciuman lembut di kening suaminya.
Baca Juga: Viral Kisah Ibu Dessy, 'Mahasiswi Abadi' yang Datangi Kampus Setiap Hari Akibat Trauma Skripsi
Momen singkat itu seolah menjadi sebuah pemantik kekuatan yang luar biasa.
Dengan semangat yang kembali membara, mempelai pria itu kembali ke posisinya.
Ia mengambil napas dalam-dalam, memfokuskan seluruh energinya, dan dengan satu hentakan kepala yang mantap, BRAK! Seluruh tumpukan batako itu hancur berkeping-keping.
Sontak, sorak-sorai dan tepuk tangan riuh dari para tamu undangan pecah seketika.
Sang mempelai pria meraung penuh kemenangan, sementara istrinya tersenyum bangga, menyiratkan kelegaan dan kekaguman.
Aksi tersebut bukan hanya sekadar pertunjukan kekuatan fisik, tetapi juga menjadi simbol yang sarat makna.
Berita Terkait
-
Viral Kisah Ibu Dessy, 'Mahasiswi Abadi' yang Datangi Kampus Setiap Hari Akibat Trauma Skripsi
-
Viral Siswa Protes Menu MBG Selalu Ikan Lele, Balasan Petugas Katering Tuai Sorotan
-
Bikin Orang Keheranan, Video Viral Avanza Isi Pertalite Tembus Rp800 Ribu
-
Pesonanya Abadi, Gaun Pengantin Amanda Manopo Ternyata Terinspirasi dari Ikon Klasik Grace Kelly
-
Viral Nasihat Sabar Opie Kumis untuk Agus Kuncoro, Ujungnya Bikin Tepuk Jidat: Suruh Nikah Lagi?
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif
-
Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?
-
Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT
-
Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
-
HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas
-
Pacu Iklim Kompetisi Daerah, Kemendagri Gelar Apresiasi Pemda 2026 Regional Sulawesi
-
Bukan Melalui Kekerasan, Militerisasi Masuk ke Ranah Sipil Lewat Jalur Administratif Halus
-
Saiful Mujani: Pemilu Cacat Bikin Legitimasi Negara Runtuh, Serukan Boikot Jika Curang
-
Masalah Krusial di Mina Terkuak, Jemaah Haji Tak Makan 9 Jam hingga Tenda Melebihi Kapasitas
-
Bukan Sekadar Seremonial, Ini Alasan PDIP Wajibkan Lagu Bung Karno Bapak Marhaenisme