- Analis politik menilai strategi gimik PSI, seperti isu "Bapak J", berakar dari minimnya tokoh politik yang kuat dan kekurangan gagasan substansial yang dimiliki partai
- PSI dinilai sangat bergantung pada nama besar Presiden Jokowi dan Kaesang Pangarep untuk meningkatkan popularitas
- Strategi gimik ini diprediksi akan terus digunakan PSI hingga Pemilu 2029 sebagai upaya untuk menghindari pembahasan isu-isu yang lebih substansial dan menutupi kekurangan gagasan
"PSI belum siap berpolitik dari sisi gagasan dan tema perjuangan, juga karena PSI tidak memiliki pengaruh apapun dalam barometer politik nasional," kritiknya.
Kritik ini menyiratkan bahwa meskipun PSI aktif di ruang publik, pengaruhnya dalam pengambilan keputusan politik di tingkat elite masih sangat minim. Mereka belum menjadi penentu arah kebijakan, melainkan hanya pemain pinggiran yang mahir dalam menarik perhatian.
Lebih lanjut, Dedi memprediksi bahwa PSI kemungkinan besar akan terus menggunakan strategi gimik serupa hingga Pemilu 2029. Prediksi ini didasarkan pada analisis bahwa masalah mendasar PSI, yaitu kekurangan ide dan tokoh, tidak akan terselesaikan dalam waktu singkat.
"Bukan soal durasi, tapi lebih pada soal kekurangan gagasan," pungkas Dedi. Dengan demikian, publik dapat memperkirakan bahwa manuver-manuver sensasional akan terus menjadi ciri khas PSI dalam beberapa tahun ke depan, alih-alih perdebatan ideologis yang mendalam.
Berita Terkait
-
Bro Ron PSI dan Ahmad Sahroni Bertemu, Sinyal Kejutan 10 November Menguat
-
Bertemu Bro Ron, Ahmad Sahroni Cari 'Suaka Politik' ke PSI? Begini Kata Pengamat
-
Utang Whoosh Rp116 T Jadi Bom Waktu, Agus Pambagio: Jokowi Gak Mau Dengar Saya dan Pak Jonan
-
Bom Waktu Kereta Cepat Whoosh, Jokowi Ditagih Tanggung Jawab Utang Rp118 T dan Rugi Triliunan
-
Spekulasi Bapak J di PSI, Ketua DPP Berharap Itu Adalah Jokowi
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
Terkini
-
Biadab! Biksu 71 Tahun Pengurus Pohon Suci Budha Lecehkan Gadis 11 Tahun
-
Menaker: Sertifikasi Kompetensi Diberikan Gratis bagi Alumni MagangHub di 21 Balai Pelatihan Vokasi
-
Bukan Pembersihan Biasa! Butuh 6 Bulan untuk Bikin Tugu Monas Kembali Kinclong
-
Mendagri Tito Ajak PIKI Ambil Peran Strategis Wujudkan Indonesia Emas 2045
-
Jaga Stabilitas dan Pemerataan Ekonomi, Mendagri Dorong Kepala Daerah se-Sulawesi Perkuat Sinergitas
-
Cek Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kupang, Gus Ipul: Sudah Mendekati 75 Persen
-
Mensos Gus Ipul Ajak Kepala Daerah se-NTT Bangun Sekolah Rakyat
-
Prabowo Beri Penghormatan Terakhir untuk Jenderal Ryamizard Ryacudu di Kemhan Pagi Ini
-
Idul Adha Berdarah di Gaza! Drone Israel Tewaskan Dokter Senior dan Warga Sipil
-
Mama Sinta Bantah Diintimidasi TNI dan Naik Jet Haji Isam ke Jakarta: Itu Provokator!