- Ammar Zoni bersama lima narapidana berisiko tinggi lainnya resmi dipindahkan ke Lapas Super Maximum Security di Nusakambangan setelah diduga terlibat dalam peredaran narkoba dari dalam rutan
- Nusakambangan, yang dikenal sebagai "Pulau Kematian," adalah penjara dengan keamanan paling ketat di Indonesia
- Pemindahan ini adalah bagian dari kebijakan tegas pemerintah untuk memberantas jaringan narkoba di dalam penjara
Suara.com - Aktor Ammar Zoni resmi menjadi penghuni baru Pulau Nusakambangan, penjara paling sangar di Indonesia yang dijuluki "Pulau Kematian". Terlibat lagi dalam kasus peredaran narkoba dari dalam tahanan, Ammar bersama lima narapidana berisiko tinggi (high risk) lainnya dipindahkan ke Lapas Super Maximum Security Karanganyar, mengakhiri babaknya di penjara biasa.
Pemindahan ini menjadi bukti bahwa Nusakambangan bukanlah sekadar penjara, melainkan benteng terakhir bagi para penjahat paling berbahaya di negeri ini. Terletak di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, pulau ini adalah simbol isolasi dan hukuman tertinggi, tempat di mana harapan seringkali sirna.
Kepala Subdirektorat Kerja Sama Ditjenpas, Rika Aprianti, mengonfirmasi bahwa Ammar Zoni dan kelima napi lainnya tiba di Nusakambangan pada Kamis pagi. Mereka langsung ditempatkan di bawah pengamanan dan pembinaan super maksimum.
“Ini bukti bahwa peringatan Bapak Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dan Direktur Jenderal Pemasyarakatan serius, siapa pun yang terlibat peredaran narkoba akan ditindak,” kata Rika dalam keterangannya sebagaimana dilansir Antara.
Penjara dengan Keamanan Super Ketat
Sejak didirikan pada era kolonial Belanda tahun 1908, Nusakambangan dirancang sebagai benteng yang mustahil untuk ditembus. Pulau ini dijaga oleh pasukan bersenjata lengkap, dan akses untuk masyarakat sipil tertutup rapat kecuali dengan izin khusus.
Setiap narapidana yang dikirim ke sini adalah mereka yang dianggap sebagai ancaman terbesar. Lapas di Nusakambangan dilengkapi sel-sel isolasi khusus bagi napi dengan tingkat risiko tertinggi.
Sistem keamanan berlapis memastikan tidak ada celah untuk melarikan diri. Untuk mencapainya saja, narapidana harus diseberangkan menggunakan kapal feri khusus dari Pelabuhan Wijayapura di Cilacap, di bawah pengawalan ketat petugas.
Rumah Bagi Para Penjahat Kelas Kakap
Baca Juga: Surat Terakhir Ammar Zoni sebelum Dipindah ke Nusakambangan
Nusakambangan adalah "rumah" bagi para kriminal paling kejam dalam sejarah Indonesia. Dari teroris Bom Bali seperti Amrozi, Mukhlas, dan Imam Samudra, gembong narkoba internasional seperti duo Bali Nine Andrew Chan dan Myuran Sukumaran, hingga tokoh kontroversial seperti Tommy Soeharto pernah mendekam di sini.
Sastrawan legendaris Pramoedya Ananta Toer juga pernah diasingkan di pulau ini sebagai tahanan politik di era Orde Baru. Kini, Ammar Zoni bergabung dalam "daftar" tersebut, menegaskan statusnya sebagai narapidana berisiko tinggi.
Bukit Nirbaya: Lokasi Eksekusi Mengerikan
Salah satu sudut paling angker di Nusakambangan adalah Bukit Nirbaya. Di sinilah regu tembak melaksanakan tugasnya, mengakhiri hidup para terpidana mati di tengah keheningan malam. Bukit ini menjadi saksi bisu dari akhir perjalanan para penjahat yang telah divonis hukuman tertinggi, menambah aura mistis yang menyelimuti pulau tersebut.
Pemindahan Ammar Zoni merupakan bagian dari program besar pemerintah untuk membersihkan lapas dari peredaran narkoba. Menurut Rika Aprianti, sudah lebih dari 1.500 warga binaan high risk yang dikirim ke Nusakambangan di bawah kepemimpinan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto.
“Diharapkan langkah ini dapat mengubah perilaku mereka menjadi warga binaan yang lebih baik sesuai dengan tujuan sistem pemasyarakatan,” kata Rika.
Berita Terkait
-
Surat Terakhir Ammar Zoni sebelum Dipindah ke Nusakambangan
-
Dari Lapas Cipinang, Ammar Zoni Resmi Huni Lapas 'Kelas Berat' di Tengah Hutan Nusakambangan
-
Ngerinya Hidup Ammar Zoni di Nusakambangan: Dikurung Sendiri, Cuma Boleh Lihat Matahari 1 Jam
-
Ammar Zoni ke Nusakambangan, Irish Bella Diterawang Belum 100 Persen Move On
-
Masuk Sel Khusus One Man One Cell, Begini Hidup Ammar Zoni Selama Meringkuk di Lapas Nusakambangan
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
Pilihan
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
Terkini
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
AS Tambah Pasukan ke Timur Tengah, Operasi Epic Fury Dinilai Masih Panjang
-
Angkatan Udara Qatar Tembak Jatuh 2 Pesawat Tempur Iran
-
Trump Tak Tutup Opsi Kirim Pasukan Darat ke Iran, Isyaratkan Gelombang Serangan Lebih Besar
-
Boroujerdi: Masyarakat Tak Anggap Putra Shah Terakhir Iran Reza Pahlavi Ada
-
Eks Dirut Pertamina Soal Kesaksian Ahok: Buka Tabir Korupi LNG
-
Kaesang Silaturahmi ke Ponpes Al-Amien Kediri Disuguhi Nasi Kuning: Saya Kayak Lagi Ulang Tahun
-
China Tegas Dukung Iran Lawan Serangan AS dan Israel: Kami di Belakang Iran
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran