-
Video adu mulut antara mertua dan menantu di Bone viral dan bikin geger media sosial.
-
Pertengkaran dipicu perebutan rumah mewah yang dibangun bersama sebelum pasangan itu berpisah.
-
Warganet ramai membahas kisruh kepemilikan rumah yang berubah jadi sengketa keluarga terbuka.
Suara.com - Jagat maya dihebohkan dengan sebuah rekaman video yang menampilkan adu mulut sengit antara seorang mertua dan menantunya di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.
Peristiwa yang terjadi di Dusun Tonrong Alau, Desa Waelado, Kecamatan Ajangale, ini menjadi sorotan publik karena melibatkan konflik kepemilikan sebuah rumah mewah pasca perpisahan pasangan suami istri.
Insiden tersebut melibatkan Riska, sang menantu, dan ibu mertuanya, Hj Juwita.
Sebelumnya, Riska datang ke rumah yang turut ia bangun bersama suaminya sebelum keduanya pisah dengan maksud mengambil sejumlah barang yang diklaim sebagai miliknya.
Namun, kedatangan Riska bersama keluarganya justru disambut emosi Hj Juwita yang tak terima.
Dalam video yang telah beredar luas di berbagai platform media sosial, terlihat jelas ketegangan di antara kedua belah pihak.
Riska, yang merasa memiliki hak atas barang-barang tersebut, melontarkan kalimat bernada sakit hati kepada mertuanya dalam bahasa Bugis Bone.
“Eh eh aga peddiko? Ala maneng i, meja ampeta ala maneng i, idi memang gh ma kontrak kunye? Akka maneng i (Apa yang membuatmu sakit hati? Ambil semuanya, kau jahat, ambil semuanya. Apa kau yang mengontrak di sini? Angkat semua),” teriak Riska dalam seolah menantang kepemilikan rumah tersebut.
Mertuanya, Hj Juwita, membalas dengan nada tak kalah keras, menyiratkan keberatan atas tindakan Riska yang dianggap berlebihan.
Baca Juga: Tragedi Udayana: Mahasiswa Tewas Lompat dari Lantai 4, Chat Olok-olok BEM Viral Jadi Sorotan
“Ala maneng i, nemu tennia gagammu muala maneng (Ambil semua, meskipun bukan barangmu, kau ambil semua),” ujar Hj Juwita.
“Manengka muala maneng i gagae, mucecceni jadi muala maneng i? (Kenapa kau ambil semua barang? Apakah karena kau tidak suka lagi, makanya kau ambil semua barang?).” sambungnya.
Kepala Dusun Tonrong Alau, Undin Bolong, membenarkan kejadian itu saat ditemui awak media, Senin (20/10/2025).
Undin menjelaskan bahwa pangkal masalah ini adalah perselisihan atas rumah yang baru selesai dibangun.
Meskipun tanah tempat berdirinya bangunan tersebut adalah milik Hj Juwita, Riska disinyalir ikut berkontribusi dalam pembangunan rumah mewah itu bersama suaminya.
“Setahu saya, mereka (Riska dan suaminya) memang sudah pisah rumah. Saya tidak tahu apakah sudah resmi bercerai atau belum, suaminya juga sedang tidak ada di kampung,” ungkap Undin.
Berita Terkait
-
Wulan Guritno Sentil Haters Soal Tekstur Wajahnya: Kita Juga Manusia
-
Viral! "Halo" Berujung Petaka: Penipuan Suara AI Mengintai Orang Terdekat!
-
Anaknya Dipukul Teman, Anggota DPR ini Pilih Mediasi di Sekolah Ketimbang Lapor Polisi
-
Kaget Setengah Mati, Selebgram Ini Nyuci Sendiri Pakai Papan Gilas di Laundry Majapahit
-
Cuma Rp2 Ribu dan Gratis Detergen, Laundry Unik Ini Ajak Pelanggan Nyuci Manual dan Ngerumpi Bareng
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
Antisipasi Puncak Cuaca Ekstrem, BPBD Tebar 2,4 Ton Bahan Semai di Hari Keenam OMC
-
Wacana Polri di Bawah Kementerian Mengemuka, Yusril Tegaskan Masih Tahap Opsi Reformasi
-
Ratusan Warga Serang Masih Mengungsi, Banjir Dominasi Bencana Hidrometeorologi
-
Drama Sidang Korupsi: Hakim Ad Hoc Walkout Tuntut Gaji, Kini Diperiksa KY
-
Antisipasi Jalan Rusak akibat Banjir, Dinas Bina Marga DKI Lirik Aspal 'Sakti' yang Bisa Serap Air
-
Pascabencana Bireuen, Mendagri Tito Tinjau Infrastruktur Jembatan
-
Keterlibatan TNI-Polri Jadi Petugas Haji 2026 Melonjak Drastis, Menhaj: Naik Hampir 100 Persen Lebih
-
Konflik Agraria Belum Usai, Legislator Gerindra Minta Pemerintah Buang Ego Sektoral demi Keadilan
-
Tunjangan Panitera Cuma Rp400 Ribu, DPR Peringatkan Bahaya: Kualitas Pengadilan Taruhannya!
-
MBG Bertransformasi: dari Piring Makan ke Jaring Pengaman Sosial